POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, hanya memiliki anggaran pemeliharaan untuk Jalan Hertasning hingga Jalan Aroepala, Kota Makassar.
Kabid Jalan DBMBK Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim mengatakan, DMBBK hanya menyiapkan anggaran pemelihataan untuk Jalan Hertasning sampai di Jalan Aroepala di tahun 2024.
"Jadi tidak ada anggaran yang sifatnya konstruksi untuk pembenahan secara keseluruhan," kata Irawan, Selasa (14/5/2024).
Baca Juga: Zainuddin Tunggeng Rindu Sampaikan Salam pada Rasulullah Saat Lihat Payung Masjid Nabawi
Irawan mengatakan, pemeliharaan rutin sifatnya sesuai kebutuhan dan dianggarkan untuk semua ruas jalan.
"Contoh misalnya pembersihan saluran termasuk penambalan lubang-lubang. Itumi yang kita anggarkan," katanya.
Ia mengatakan, UPT Jalan memang sudah memiliki rencana melakukan pemeliharaan di Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala.
Baca Juga: Inilah 3 OPD Baru di Pemkab Maros Hasil Perombakan, Mulai Berlaku Tahun Depan
Ia mengatakan, akibat insiden pemotor jatuh di Jalan Hertasning sehingga UPT Jalan bergerak cepat melakukan pemeliharaan. Lubang-lubang di Jalan Hertasning sudah mulai ditambal.
"Sudah mi ditambal yang dekat RS Grestelina dan akan dilanjutkan lagi di ruang yang lain," ujarnya.
Ia menjelaskan, ada dua jenis penanganan pemeliharaan jalan, yakni aspal RMA dan paving blok.
Baca Juga: Bupati Maros Keluarkan Imbauan Tidak Lakukan Study Tour di Luar Kota
Penanganan aspal RMA diterapkan pada kondisi jalan berlubang yang tidak terlalu dalam.
Namun, jalan yang berlubang yang dalam akan ditangani dengan penggunaan paving blok.
"Memang penanganan sementara tapi yang kita antisipasi ini keamanan pengendara," ujarnya.
Ia menjelaskan, pilihan menggunakan paving blok untuk penanganan sementara karena pertimbangan ketahanan konstruksi.
Paving blok tahan pada konstruksi jalan yang sering terendam air.
"Jalan berlubang yang terendam air, kalau diaspal dengan penanganan sementara tidak bertahan lama," katanya.***




