POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Anggota DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif, di Hotel Royal Bay, Jl Sultan Hasanuddin.
Dalam sosialisasi ini, legislator dari Fraksi Golkar ini menghadirkan Ketua PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail sebagai narasumber. Dan satu lagi yakni dr Jelita Inayah Sari.
Baca Juga: Pelatihan Sinergi Stakeholder Dorong Pengembangan UMKM di Maros
AWT–akronim Abdul Wahab Tahir ini menyampaikan keistimewaan seorang ibu salah satunya memberikan ASI kepada bayi yang memiliki banyak manfaat dan gizi.
“Jadi inilah keistimewaan perempuan kita. Begitu pentingnya peran perempuan apalagi untuk anak,” ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Budi Hastuti Paparkan Tujuan Perda Kepemudaan
Olehnya, Abdul Wahab mengingatkan perempuan mengenai perannya. Selain memberikan ASI Eksklusif, perempuan terkhusus para ibu lebih unggul dalam beberapa hal.
Sementara itu, Ketua PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail menceritakan betapa pentingnya ASI Eksklusif. Cucunya bisa punya tumbuh kembang yang baik berkat ASI Eksklusif.
Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Nunung Dasniar Ajak Warga Kelola Persampahan Dengan Baik
“Saya sedih hanya bisa berikan ASI selama tiga bulan kepada anak saya. Tapi anak saya setelah melahirkan dan saya punya cucu, perkembangannya sangat bagus tanpa susu formula,” jelasnya.
Istri dari Wali Kota Makassar, Danny Pomanto ini menekankan agar para ibu berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan ASI Eksklusif. Bukan malah langsung mengonsumsi susu formula.
Baca Juga: DPRD Makassar Dorong SKPD Segera Capai 50 Persen Serapan Anggaran
“Padahal semuanya lebih gampang kalau kita pakai air susu. Sederhana saja, kita semua wajib mengnsosialisasikan perda ini dan wajib menyusui anak kita,” tambahnya.
Narasumber lainnya, dr Jelita Inayah Sari menjelaskan gizi ada pada ASI Eksklusif memang lebih banyak.
“Bukan itu saja, keunggulan lainnya dari ASI Eksklusif itu adalah kita bisa menurunkan berat badan kita. Saya dulu sebulan menyusui itu sudah turun 10 kg,” katanya.
Baca Juga: Ketua Komisi D DPRD Makassar Andi Ibrahim Baso Pimpin Rapat Evaluasi Program SKPD 2024
Semua ibu, kata dia, punya peluang untuk memberikan ASI Eksklusif dalam jangka waktu yang lama atau sesuai periodenya yaitu 2 tahun. Itu selama mereka haid.
“Selama anda fase menstruasi, mssih memungkinkan untuk menyusui, apabila ada kendala sehingga hanya tiga bulan itu boleh saja disusui oleh ibu pengganti,” tukasnya. ***



