POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kemenristekdikti bersama LLDIKTI IX dan Kampus Merdeka Mandiri menggelar rangkaian sosialisasi MBKM Mandiri di Kantor LLDIKTI IX, Kota Makassar, Selasa-Rabu (24-25/10/2023).

Manajer Kampus Merdeka Mandiri, Heru Wijayanto mengatakan, sosialisasi MBKM Mandiri pada hari pertama berlangsung secara hibryd. Sebanyak 100 peserta dari 50 perguruan tinggi hadir secara luring di Aula Kantor LLDIKTI IX. Kegiatan itu dikemas dalam bimbingan teknis

Sementara itu, sosialisasi MBKM pada hari kedua sekitar 50 peserta yang berasal dari stakeholder atau mitra dihadirkan untuk melakukan diskusi.

Baca Juga: Saiful Arif Bangun Empati Masyarakat Pulo Madu Setelah Penantian 10 Tahun

Heru menegaskan, pihaknya berkomitmen mengakselerasi program MBKM Mandiri.

Akselerasi MBKM Mandiri, kata Heru, dilakukan dengan menggandeng mitra seperti Ombudsman dan Dinas Pariwisata. Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mengundang Dinas Kesehatan.

Heru menyebut keberadaan LLDIKTI memfasilitasi kerja sama perguruan tinggi dengan mitra. Dengan begitu, perguruan tinggi dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam memberi kontribusi untuk daerah.

Baca Juga: Galakkan Pendidikan Baca Tulis Al-Quran, Anggota DPRD Makassar HM Yunus: Al-Quran Tuntunan Hidup Kita

"Kami percaya setiap perguruan tinggi memiliki potensi keunggulan. Ya sayang kalau dipendam. Tapi, kalau bisa dikeluarkan dan membantu daerah kan luar biasa," tuturnya.

Sementara itum, Tim MBKM LLDIKTI IX, Prof Mir Alam, menyampaikan program MBKM yang sudah memasuki tahun ketiga ini diakselerasi untuk diimplementasikan dan terus berlanjut. Inovasi dari Menristekdikti ini kini didorong untuk diterapkan secara mandiri. Olehnya itu, selama dua hari ini pihaknya mengundang perguruan tinggi dan mitra/stakeholder.

"Dua hari ini kegiatan berfokus bagaimana akselerasi MBKM Mandiri. Ini kan ada yang terkoordinir langsung melalui formulasi dari Dikti (Kemenristekdikti) dan ada juga ruang untuk berkreasi mengembangkan MBKM Mandiri," ucap Prof Mir Alam.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Wahab Tahir Tinjau Progres Infrastruktur Drainase dan Paving Blok

Lewat kegiatan ini, Prof Mir Alam mengajak mitra/stakeholder untuk ikut merumuskan program MBKM sesuai dengan kebutuhan. Pihaknya mendorong program ini diselaraskan untuk mendukung potensi daerah, termasuk mengatasi masalah di wilayah tersebut. Misalnya ikut membantu atasi stunting dan mengembangkan desa wisata.

"Kami mendorong pengembangan MBKM dan semoga berlanjut dalam kegiatan Tridharma berkelanjutan. Jadi, kelihatan bahwa perguruan tinggi memberi kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan wilayah," jelasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Disbudpar Sulsel, Takdir H Wata, mengapresiasi pelaksanaan rangkaian kegiatan sosialisasi MBKM Mandiri di Sulsel. Pihaknya mendukung dan telah menjalin kerjasama dengan puluhan perguruan tinggi nasional maupun swasta dengan ruang lingkup KKN Tematik Desa Wisata.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Arifin Dg Kulle Harap Pemerintah Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Pemukiman Kumuh

"Kami sudah bekerjasama dengan 78 PTN dan PTS. Alhamdulillah, kurang lebih 4.000-an mahasiswa yang sudah melakukan KKN Tematik Desa Wisata," tuturnya. ***