POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menggandeng penyidik kepolisian dan kejaksaan untuk menindak tegas para spekulan atau mafia pangan yang menyebabkan naiknya harga kebutuhan pokok.
Langkah para sepekulan tersebut, kata Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, sebagai langkah hukum Pemprov Sulsel menindak para spekulan atau mafia pangan yang menyebabkan inflasi di Sulawesi Selatan.
"Kami tidak segan menindak tegas para spekulan dan mafia pangan yang menimbulkan inflasi di daerah ini, sebab Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terdiri dari unsur kepolisian dan kejaksaan, jadi silahkan dilaporkan," sebut Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Rabu 27 September 2023.
Baca Juga: Selamat! 3 Guru Besar Unhas Kembali Dikukuhkan, Cek di Sini Nama-Namanya
Hal ini diungkapkan Bahtiar Baharuddin saat melakukan peninjauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Makassar.
Kajati Sulsel Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebutkan, pihaknya mendukung langkah Pemprov Sulsel dalam menekan inflasi di daerah ini.
Olehnya itu, kejaksaan akan menyusuri dari hulu hingga hilir distribusi komoditi pangan.
Baca Juga: Seru! Outdoor Coaching Camp Film Rantemario di Topidi Malino
Pihanya juga mengupayakan mempercepat komidi pangan yang terhambat atau terdapat penumpukan komoditi pangan.
"Kami tidak segan akan menindak para spekulan maupun mafia pangan di Sulawesi Selatan," tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Hilman Pujana. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan distribusi dari hulu ke hilir, terdapat beberapa kendala dari sisi supplier.
Baca Juga: Cek Di Sini, Rekomendasi Bed Cover Terbaik dan Terbaru 2023 Lengkap dengan Harga
"Kami terus memantau dan mengimbau para distributor untuk tidak menahan pasokan distribusi komoditi pangan. Kami bersama aparat penegak hukum tidak segan untuk bertindak," pungkasnya. ***



