POJOKSULSEL, MAKASSAR - Serapan anggaran rendah Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Dinas SDA CKTR) Pemprov Sulsel dipengaruhi faktor

Kepala Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengatakan, serapan anggaran rendah karena mayoritas pelaksana proyek mayoritas belu meminta uang muka.

"Berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan yang rata-rata pelaksana itu belum seluruhnya meminta uang muka," kata Andi Darmawan Bintang saat menjelaskan serapan anggaran rendah Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: RS dr Hasri Ainun Habibie Gandeng BPOM Godok Program Halal Dapur Sehat

Andi Darmawan Bintang mengatakan, para pelaksana kegiatan proyek di Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, tetap menjankan proyek, meskipun belum mengambil uang muka.

Namun demikian, Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov SUlsel tetap menyiapkan anggaran tersebut, jika sewaktu-waktu pelaksana proyek butuh uang tersebut.

Andi Darmawan Bintang menjelaskan, progres pengerjaan fisik Dinas SDA Pemprov Sulsel sudah mencapai 40 sampai 50. Meskipun, realiasi anggaran baru 20-an persen.

Baca Juga: Bernardo Tavares Lelang Barang Pribadi Imbas PSM Makassar Terbelit Tunggakan Gaji

"Sekarang ini rata-rata fisik di Dinas SDA itu sekitar di atas 40 sampai 50 persen.Tetapi keuanganntya masih sekitar 20-an sekian persen," kata Andi Darmawan Bintang di Kantor Gubernur Sulsel.

Ia menjelaskan, pengerjaan proyek fisik Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel rata-rata berjalan normal pada akhir triwulan tiga hingga triwulan 4.

Rata-rata proyek fisik Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel pada akhir triwulan tiga dan empat sekitar mencapai 70 persen.

"Jadi harapannya kita di triwulan tiga berjalan serapan itu semakin tinggi," kata Andi Darmawan Bintang.

Baca Juga: Harapan Bernardo Tavares ke Suporter PSM Makassar di Tengah Masa Sulit Jelang Lawan Barito Putera Besok

Lebih jauh dijelaskan Andi Darmawan Bintang, proyek fisik di Dinas SDA selesai dikerjakan pada bulan Oktober dan mayoritas di bulan Desember.

Sehingga, ia menargertkan realisasi anggaran Dinas SDA Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel di angka 90 persen. Jika proyek fisik itu semua berjalan normal.

Namun demikian, Andi Darmawan Bintang mengatakan, konstruksi proyek pada Dinas SDA sangat dipengaruhi oleh cuaca.

"Target realisasi harapan kita ya karena adakonstruksi yang dijalankan ini tergantung bagaimana cuaca nanti mempengaruhi penyelesaian itu,"ungkapnya. ***