POJOKSULSEL, MAKASSAR - Abdul Hayat Gani optimistis memiliki peluang sangat besar kembali jabat Sekprov Sulsel.
"Sangat besar," jawab Abdul Hayat Gani di Lobby Kantor Gubernur Sulsel saat ditanya terkait peluang kembali jabat Sekprov Sulsel.
Diketahui, proses pemberhentian Abdul Hayat Gani sebagai Sekprov Sulsel masih berproses di Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: Soal Ranperda Penyertaan Modal PAM Tirta Karajae, Ini Tanggapan Wali Kota Parepare
Abdul Hayat Gani menang di PTUN Makassar. Namun demikian, Pemprov Sulsel melakukan banding ke MK.
Pada kesempatan yang sama, Abdul Hayat Gani menegaskan masih berstatus sebagai ASN.
"Yang jelas saya kan ASN. Masuk kantor boleh. Iya kan," kata Abdul Hayat Gani.
"Siapa bilang saya pensiun? Tidak ada to. Kalau saya pensiun, saya terima Taspen dong," tambahnya.
Baca Juga: Profil Muhammad Abd Rauf, Dekan FSH UIN Alauddin 16 Tahun Belajar di Al Azhar, Mesir
Menyinggung soal Pj Gubernur Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan sudah lama berteman baik dengan Bahtiar Baharuddin.
"Sama-sama direktur waktu (saya) di Kemensos. Udah lama saya kenal," ujarnya.
Abdul Hayat Optimistis Bahtiar Baharuddin mampu membawa Sulsel lebih berjaya ke depan.
"Yang namanya akselerasi di segala bidang Insyaallah akan dibenahi dengan baik oleh pak Gub," ujar Abdul Hayat Gani.
Baca Juga: Pemkot Parepare Dapat 2 Penghargaan Sekaligus dari Pemprov Sulsel, Ada yang Terbaik 2
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Sulsel Yessi Yoanna Ariestiani mengatakan, jika Abdul Hayat Gani bukan ahli madya maka harusnya sudah pensiun pada umur 58 tahun.
"Kalau saya tidak salah TMT nya beliau, jika memang bukan ahli madya maka harusnya di umur 58 tahun," kata Yessi Yoanna Ariestiani.
"Saya tidak bisa komentari soal kehadiran beliau. Saya hanya bisa jawab, bahwa jika bukan lagi ahli madya atau eselon II maka harusnya pensiun," ungkap Yessi Yoanna Ariestiani. ***




