POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dinasti Nusantara se- Sulsel membangun komunikasi dengan raja-raja di Pulau Sulawesi untuk Ganjar Pranowo.
Ketua Dinasti Nusantara YM KPH Andi Bau Malik Barammamase telah menjalin komunikasi dengan raja-raja di provinsi lain untuk memenangkan Ganjar Pranwo di Sulawesi.
YM Andi Bau Malik mengatakan komunikasi dengan raja-raja Sulawesi sebagai komitmen Dinasti Nusantara Sulsel untuk memenangkan Ganjar di tanah Sulawesi.
"Saya juga sudah komunikasi dengan raja di Buton, Sulawesi Tenggara, dia sudah mengatakan siap bersama dengan Pak Ganjar," kata YM Andi Bau Malik.
Baca Juga: Pisang Ditanam di Tengah Jalan Dipindah ke Rest Area, Gubernur Sulsel Sebut Sebagai Pengingat
Tidak hanya itu, lanjut YM Andi Bau Malik, Dinasti Nusantara telah memprogramkan untuk menghadirkan Ganjar Pranowo di Sulsel,
"Hal itu untuk kami bisa memberikan gelar kepada beliau," kata YM Andi Bau Malik.
Deklarasi dukungan Dinasti Nusantara untuk Ganjar Pranowo dihelat di Hotel Royal Bay Makassar Kota Makassar pada Minggu (20/8/2023).
Dukungan resmi untuk Ganjar Pranowo dihadiri para raja, sultan, datu, ratu, penglingsir, karaeng, ketua lembaga adat, pemangku adat, dan para bangsawan di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Parepare Minta KUA PPAS 2024 Segera Diserahkan
YM Andi Bau Malik mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi di antara para raja, sultan, karaeng, datuk, opung se- Sulsel.
Mengenakan berbagai pakaian adat dari tiap kabupaten di Sulsel, mereka tampak serasi dan kompak menyuarakan dukungan kepada Ganjar.
"Seluruh Sulawesi Selatan hadir semua, ada dari Jeneponto, ada dari Bulukumba, Selayar, kerajaan Gowa. Ini dari semua kabupaten di Sulawesi Selatan hadir semua," kata YM Andi Bau Malik.
Baca Juga: Kabar Baik, Gubernur Sulsel Meresmikan Jalan Antang Raya Makassar Hari Ini
YM Andi Bau Malik mengatakan, Ganjar Pranowo dikenal akan ketertarikannya terhadap kesenian dan kebudayaan tradisional daerah.
"Kelebihan beliau (Ganjar) adalah punya perhatian. Mau menyatu dengan para raja dan sultan," kata Andi Bau Malik. ***




