POJOKSULSEL, MAKASSAR - Panitia memberikan penjelasan soal keributan yang terjadi di kejuaraan bulutangkis rangkaian Hari Jadi Sulsel ke 354.
Al Mughni selaku panitia pelaksana kejuaraan bulutangkis Hari Jadi Sulsel ke 354 mengatakan, insiden itu berawal dari kesalahpahaman antara hakim garis dan pendukung Satpol PP Sulsel.
"Hakim garis berusaha untuk melakukan komunikasi dengan suporter untuk meluruskan permasalahan yang terjadi," kata Al Mughni yang juga
Sekretaris Dinas Catatan Sipil Sulsel itu.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, Ustaz Abdul Somad Safari Dakwah di Sulbar Awal Agustus
Ia mengatakan, insiden keributan yang dilakukan oknum Satpol PP sudah berakhir damai. Mediasi dilakukan oleh Kepala Satpol PP Sulsel bersama panitia kejuaraan bulutangkis Hari Jadi Sulel ke 354.
"Adapun hasil dari mediasi tersebut adalah pihak pendukung memohon maaf atas tindakan yang dilakukan dan kedua belah pihak telah berdamai," ujarnya.
Di tempat terpisah, Kepala Satpol PP Sulsel Andi Arwin Azis meminta maaf atas insiden ribut-ribut yang dilakukan oleh anggotan di gedung olahraga Kantor Gubernur Sulsel.
"Kami berjanji akan segera mengusut tuntas. Dan saat ini sedang dilakukan langkah investigasi," kata Andi Arwin Azis.
Baca Juga: Aliyah Mustika Bersama Kemenkes Sosialisasi KIE Keamanan Alkes dan PKRT
Andi Arwin Azis mengatakan, anggota Satpol PP Sulsel yang terekam video melakukan tindakan represif berjumlah 2 orang.
Saat ini, kata Andi Arwin Azis, pihaknya masih melakukan investigasi terkait insiden oknum Satpol PP Sulsel yang bikin ricuh di kejuaraan bulutangkis
"Saat ini dilakukan investigasi, kami ada SOP, untuk segera melakukan tindakan penjatuhan disiplin," kata Andi Arwin Azis.
Baca Juga: Para Pelaku Pencurian Ternak Bermobil di Luwu Diringkus di Makassar, Satu DPO
Ia mengatakan, penjatuhan sanksi akan melalui sidang kode etik yang dilaksanakan oleh petugas tindak internal (PTI)di satuan polisi pamong praja.
Andi Arwin Azis mengatakan, dua oknum Satpol PP Sulsel yang melakukan tindakan represif di kejuaraan bulutangkis rangkain Hari Jadi Sulsel ke354 adalah pegawain non ASN.
"Untuk sementara informasi yang dua orang ini adalah non ASN," katanya.
Baca Juga: LDII Sulsel Undang Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Jadi Pemateri Pelatihan Rukyatul Hilal
Pada kesempatan yang sama, Andi Arwin Azis mengatakan, hasil investigasi akan dilaporkan ke Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
"Nanti setelah dilakukan investigasi dan hasilnya sudsh kami dapatkan, dan siap untuk menjatuhkan sanksi. kami segera melaporkan ke pak gubernur," urai Andi Arwin Azis
(***)




