POJOKSULSEL, MAKASSAR -- Sebanyak 114 mahasiswa Nobel Indonesia resmi menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Bantaeng.

Mahasiswa KKN Nobel Indonesia akan mengabdi selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng.

Kaprodi Akuntansi, Karlina Ghazalah Rahman, S.E., M.Ak., ACPA menyebut, ratusan mahasiswa disebar pada 3 kecamatan dan terbagi dalam 14 posko.

Baca Juga: Daftar 9 IAIN Segera Alih Status Jadi UIN, Satu di Antaranya di Sulawesi Selatan

Masing-masing Kecamatan Bisappu, Kecamatan Sinoa, dan Kecamatan Ulu Ere.

Karlina Ghazalah Rahman bersyukur karena mahasiswa KKN Nobel Indonesia disambut baik oleh Camat Ulu Ere, Amiruddin serta jajaran Kepala Desa.

"Kami mendapat sambutan hangat dari Pemkab yang mengenalkan wilayah dirinya masing-masing," kata Karlina Ghazalah Rahman dalam siaran pers, Rabu (7/8/2024).

Baca Juga: Diskominfo Parepare dan Pengurus Masjid Raya Gelar Pemerintah Kota Menyapa dengan Ngopi Berjamaah

Sementara, Camat Ulu Ere, Amiruddin, meminta program yang diberikan kepada warga nantinya tak hanya sekadar formalitas.

Melainkan, program yang berdasarkan keilmuan mahasiswa itu, bisa diaplikasi saat terjun mengabdi selama 40 hari ke depan.

"Semoga adanya mahasiswa KKN di kecamatan kami, dapat membawa banyak manfaat bagi warga," kata Amiruddin.

Baca Juga: Masih Ingat Ali Yafid? Baru Saja Dilantik jadi Kabid di Kemenag Sulsel

Di sisi lain, Wakil Dekan II Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal, Ir.Agunawan, S.Kom., M.Kom., yang berada di Kecamatan Sinoa berpesan kepada mahasiswa tetap menjaga etika, adat istiadat masyarakat setempat.

"Budaya atau kebiasaan yang kita bawa dari 'rumah', jangan dibawa ke sini, anak-anak ku semua saya harap bawa program yang berkaitan dengan kewirausahaan serta memberikan dampak positif di wilayah ini," kata Agunawan.

***