POJOKSULSEL, MAKASSAR - Film Rantemario semakin mendunia. Saat ini, Film Rantemario menembus 40 besar film terbaik di Inggris. Tidak hanya itu, Film Rantemario masuk jajaran 300 film terseleksi di Amerika.

Nama Enrekang kini semakin mendunia dan dikenal seiring film Rantemario yang terus memperpanjang perjalanannya di kancah perfilman internasional.

Film genre adventure besutan sutradara Indra J Mae ini rupanya tidak hanya berhenti di daratan Eropa namun sudah melanglangbuana ke benua Amerika. Dua ajang festival film internasional bergengsi di USA yakni Hollywood Best Indie Movie Award dan New York Film & Cinematography Award berhasil ditembus dengan status pemghargaan Official Selection.

Baca Juga: Jadwal Penting Pendaftaran IPDN 2024, Lengkap Kuota Tiap Provinsi, Termasuk Sulsel

Kabar terbaru, film Rantemario berhasil masuk dalam daftar urutan 40 besar film terseleksi dari seluruh dunia dalam ajang festival film internasional Lift Off Pinewood Studios di London UK.

Dilansir disitus Lift Off, tercatat ada 385 film terpilih dari seluruh dunia yang diseleksi secara bertahap setiap pekannya untuk menentukan kategori film terbaik.

Dirilis terbaru Global Lift Off London, film Rantemario menempati urutan 17 dari 40 film yang terseleksi dipekan ke-6. Sedang diajang Firsttime Film Maker 2024 Pinewood Studios, film Rantemario menempati urutan 30 dari 45 film hasil seleksi pekan ke-7.

Baca Juga: BBWS Pompengan Jeneberang Buat Desain Pengendali Air di Desa Pombakka

Sementara di ajang festival film internasional Hollywood Best Indie Movie Award, film Rantemario berada pada urutan 45 dari 240 film terseleksi dari seluruh dunia.

Sedangkan di New York Film Award 2024, film Rantemario berada diurutan 54 dari 300 film dari seluruh dunia yang lolos seleksi. Menariknya, film Rantemario menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dikedua ajang festival tersebut.

Sutradara Film Rantemario Indra J Mae mengatakan, film Rantemario yang sukses menembus ketatnya proses seleksi hingga berhasil masuk dalam daftar 40 film terbaik versi Pinewood Studios di Inggris merupakan pencapaian yang membanggakan.

Baca Juga: Tolak RUU Penyiaran, Aliansi Jurnalis Parepare Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD

"Cukup memberi bukti bahwa kualitas karya film kita patut diperhitungkan. Hal itu juga menandakan jika Rantemario masih ditonton dan direspon oleh komunitas sineas internasional dalam rentang waktu sebulan lebih. Untuk target promosi, itu sungguh luar biasa," ujar Indra J Mae.

Film Rantemario produksi kerjasama ARN Group, Cahayaditama Indonesia dan SKV Movie Entertaint kini sudah mengantongi 5 penghargaan "Official Selection" dalam rentang waktu 3 bulan. Standar penghargaan tersebut dinilai sudah cukup layak untuk masuk dalam situs penayangan komersial film global.

Sekadar diketahui, Film Rantemario merupakan film karya sineas Makassar. Film Ranteramario yang bergenre drama petualangan ini mengisahkan kisah cinta dua remaja yang berakhir tragis dan dikemas pada tahun 90 an.

Dalam film Rantemario ini dikisahkan kisah cinta sepasang kekasih yang mengutarakan niatnya untuk menikah di pengunungan Latimojong tepatnya dipuncak Rantemario.

Film Rantemario ini menampilkan kisah cinta, pengalaman kehidupan dan edukasi tentang linkungan dengan gimik yang beragam ekspresi. Film Rantemario yang berdurasi 1 jam 40 menit ini mengambil lokasi syuting di kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros dan Enrekang.

Baca Juga: Luwu Utara Wakili Asia Sebagai Piloting Landscape yang Bertumbuh

Sutradara film Rantemario Indra J Mae mengutamakan pengambilan gambar langsung di pengunungan Latimojong tepatnya di puncak Rantemario, agar penonton di suguhkan ke indahan alam gunung Latimojong yang merupakan salah satu puncak tertinggi di Indonesia atau biasa disebut dengan istilah Seven Summits di Indonesia, gunung tertinggi favorit pendaki.(***)