POJOKSULSEL, MAKASSAR - Breeder koi asal Sulsel, Balekoi Pinrang memastikan diri akan mengambil bagian di ajang 17th Makassar Koi Show 2023. Balekoi Pinrang siap bertarung dengan ikan koi terbaik hasil ternakan mereka sendiri di 17th Makassar Koi Show 2023.

Owner Balekoi Pinrang Herman mengatakan, Balekoi Pinrang konsisten beternak ikan koi di Sulsel. Hasil ternakan Balekoi Pinrang pun sudah menyasar bisnis pasar ikan hias di Indonesia Timur.

"Untuk Sulsel, termasuk pengiriman ke Makassar dan beberapa daerah lain," kata Herman.

Baca Juga: Awal November, Curah Hujan di Sulsel Masih Rendah, Tompobulu Maros Tertinggi

Selain Sulsel, penjualan ikan koi Balekoi Pinrang sudah sampai ke Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Herman mengatakan, Balekoi Pinrang sejak ikut kontes Makassar Koi Show yang digelar Makassar Koi Club (MKC) pada tahun 2014, Balekoi Pinrang konsisten mengikutkan hasil ternakan mereka.

Bahkan, kata Herman, Balekoi Pinrang pernah merebut juara umum pada 2018, yakni 13th Makassar Koi Show 2018. Tahun itu, selain merebut juara umum dengan 18.750 poin, Balekoi Pinrang juga merebut most entry.

"Hampir semua yang kita ikutkan saat itu adalah anakan hasil ternakan kita sendiri di Balekoi. Sekitar 80 persen ternakan sendiri," kata Herman.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Siapkan Stok 188 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Sulsel Per 30 Oktober 2023

Konsistensi Balekoi Pinrang menjadi breeder ikan koi di Sulsel juga dibenarkan pendiri Balekoi Pinrang Hartono. Hartono mengatakan, secara kualitas, hasil ternakan breeder koi di Sulsel sebenarnya bisa bersaing dengan ikan ikan koi dari luar Sulsel.

Hanya saja, kata Hartono, terkadang produk lokal atau ternakan dari breeder lokal belum begitu dihargai oleh penghobi di Sulsel. "Kadang persoalan gengsi yang jadi soal," kata Hartono.

Baca Juga: BBM Pertamina Non Subsidi Turun Harga, Pertalite Kapan Turunnya?

Dalam hal kontes ikan koi, kata Herman, terbukti Balekoi Pinrang dengan ternakan mereka sendiri bisa bersaing. Bahkan, tahun 2018 pernah merebut juara umum.

"Untuk size kecil atau 40 cm lah ke bawah, ternakan kita masih bisa bersaing," kata Herman.

Meski diakui Herman, masih banyak faktor yang harus dilakukan demi lebih mendorong semangat breeder di Sulsel untuk beternak ikan koi. Menurut Herman dan Hartono, secara bisnis, menjadi peternak ikan koi sangat membuka peluang secara ekonomi.

Hartono mengatakan, beberapa partner bisnis peternakan ikan koi dari Balekoi Pinrang ada yang hidupnya hanya dari beternak ikan koi. "Alhamdulillah, sebenarnya cukup menjanjikan," kata Hartono.

Herman mengatakan, Balekoi Pinrang terus melakukan perbaikan kualitas demi memenuhi permintaan pasar. Tapi untuk menghasilkan produk ikan koi berkualitas, kata Herman, juga butuh konsistensi dan proses.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Makassar Selama Bulan November 2023, Setiap Hari Senin Hingga Jumat

Kualitas misalnya, kata Herman, Balekoi Pinrang konsisten mempertahankan produk orisinal mereka. Tidak melakukan cutting untuk mempercantik ikan, apalagi membentuk pola pada ikan koi.

"Mempertahankan orisinalitas itu tentu sulit karena dari sekali pemijahan, yang benar benar kualitas bagus hanya beberapa ekor saja," kata Herman.

Dengan tetap bertahan dengan orisinal, kata Herman, juga menjadi pertarungan tersendiri dalam bisnis ikan koi. Seperti, kata Herman, banyak penghobi yang menginginkan ikan pola dan kualitas bagus dengan harga murah.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Ikut Annyorong Lopi Bersama Warga Bontobahari

Padahal, kata Herman, hasil pemijahan dalam satu indukan, yang benar-benar berkualitas, hanya beberapa ekor. Tentulah harganya cukup tinggi.

Pihak Balekoi Pinrang berharap dengan rutinnya kontes koi di Sulsel akan semakin memicu breeder koi di Sulsel untuk memproduksi ikan ikan koi berkualitas.

Diketahui, beberapa breeder atau peternak ikan koi di Sulsel sudah berkembang di beberapa daerah. Selain di Pinrang, peternakan ikan koi juga sudah dikembangkan di Sidrap, Wajo, Maros, Gowa, Takalar, Bulukumba, dan Makassar.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Cek Kesiapan Pemilu, Pengendalian Inflasi dan Stunting di Kepulauan Selayar

Hartono mengatakan, dengan ramainya kontes di Jawa, juga membuat breeder dan peternak koi di Jawa lebih bisa mempertahankan kualitasnya.

"Kita di sini, kalau sudah kontes, ikan kita tidak keeping atau rawat lagi dengan baik. Nanti mau kontes lagi baru di-keeping. Kualitas turun lagi," kata Hartono.

Khusus untuk 17th Makassar Koi Show, Hartono dan Herman memastikan Balekoi Pinrang akan ambil bagian dengan tetap mengutamakan hasil ternakan mereka untuk bertarung.

Baca Juga: Konsep Cafe dan Resto Pertama di Makassar, NW Goro Grand Opening Besok

"Insya Allah Balekoi ikut. Sudah sejak 10 tahun terakhir, sejak dari tahun 2014, Balekoi Pinrang tidak pernah absen. Kami termasuk klub yang paling konsisten ikut show dalam 10 tahun terakhir ini," kata Hartono.

Sekadar diketahui, 17th Makassar Koi Show 2023 akan dilaksanakan pada 24-26 November 2023 di Goro Arena, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, Sulsel.

Sebagaimana diberitakan, 17th Makassar Koi Show 2023 merupakan agenda tahunan Makassar Koi Club (MKC). Gelaran 17th Makassar Koi Show 2023 kali ini, oleh Asosiasi Pencinta Koi Indonesia (APKI), yang merupakan induk organisasi MKC, masuk dalam agenda Liga Koi Indonesia.

Baca Juga: Si Kuning Pisang Cavendish dan Harapan Masyarakat Sulsel, Jangan Mate Colli

Ketua MKC H Ahmad, beberapa waktu lalu, mengatakan, dengan masuknya 17th Makassar Koi Show 2023 dalam Liga Koi Indonesia, menjadi daya tarik tersendiri bagi penhobi, breeder, dan pencinta koi di Indonesia untuk ikut ambil bagian karena poin akan direkapitulasi secara nasional. (***)