POJOKSULSEL, GOWA - Pembukaan kegiatan Character Building Training (CBT) Angkatan III UIN Alauddin Makassar berlangsung khidmat, Jumat (24/4/2026) di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.

CBT angkatan III UIN Alauddin Makassar dihadiri oleh sejumlah pimpinan kampus, mentor, serta ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti rangkaian pembinaan karakter tersebut.

Hadir dalam acara ini Kepala Biro AUPK UIN Alauddin Makassar, H. Anwar Abu Bakar, S. Ag., M. Pd, Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M. Pd, Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Muh. Natsir Siola, M. Ag., Ketua CBT, Amiruddin, S. Ag.,M.HI, serta para mentor CBT yang turut berperan aktif dalam pembinaan peserta.

Sekitar 400 mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengikuti kegiatan CBT Angkatan III ini. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kuat generasi muda kampus dalam mengembangkan kapasitas diri, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.

Dalam sambutannya, Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M. Pd, menegaskan bahwa program CBT merupakan bagian integral dari sistem pembinaan mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Ia menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa wajib mengikuti program yang diselenggarakan oleh Ma’had Al-Jami’ah sebagai bagian dari penguatan kompetensi dasar keislaman.

Baca Juga: Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Regional 4 Melonjak 40 Persen, Sulsel Jadi Pusat Stok Utama

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah memiliki tiga subprogram utama, yakni BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an), PIBA (Program Intensif Bahasa Asing), dan CBT (Character Building Training). Ketiga program tersebut menjadi satu kesatuan yang harus diselesaikan oleh mahasiswa untuk memperoleh sertifikat kelulusan.

Menurutnya, sertifikat tersebut bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan indikator bahwa mahasiswa telah melewati proses pembinaan yang menyeluruh, baik dalam aspek intelektual, bahasa, maupun karakter.

Sementara itu, Kepala Biro AUPK, H. Anwar Abu Bakar, secara resmi membuka kegiatan CBT Angkatan III. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun fondasi spiritual dan etika sebagai basis utama dalam menuntut ilmu.

Ia menyampaikan bahwa terdapat dua hal mendasar yang harus dipegang teguh oleh setiap mahasiswa, yakni doa dan restu orang tua, serta doa dan restu para guru. Kedua aspek tersebut, menurutnya, merupakan kunci keberkahan dalam proses pendidikan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual semata, tetapi juga oleh kualitas adab yang dimiliki. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa adab harus didahulukan sebelum ilmu.

Baca Juga: Tablet HONOR Pad X8b di Indonesia Dibanderol Mulai Rp2,9 Juta, Ini Spesifikasinya

“Dudukkan dalam hati dua hal ini, yaitu restu orang tua dan guru. Karena sejatinya, adab adalah fondasi utama sebelum ilmu,” tegasnya di hadapan para peserta.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan CBT ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter yang santun, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Dalam konteks lokal, ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan tokoh-tokoh besar Sulawesi Selatan sebagai inspirasi dalam membangun jati diri. Di antaranya adalah Sultan Alauddin, Sultan Hasanuddin, dan Syekh Yusuf al-Makassary.

Menurutnya, ketiga tokoh tersebut tidak hanya dikenal karena kepemimpinan dan perjuangannya, tetapi juga karena kekuatan adab, spiritualitas, dan komitmen terhadap nilai-nilai keislaman.

Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak melupakan sejarah, sekaligus menjadikannya sebagai pijakan dalam membangun masa depan yang lebih baik. “Saatnya kita membekali diri dengan adab dan ilmu yang baik, tanpa melupakan akar sejarah kita,” ujarnya.

Kegiatan CBT Angkatan III ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dengan sinergi antara pembinaan spiritual, intelektual, dan moral, UIN Alauddin Makassar terus berupaya mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi sekaligus berakhlak mulia di tengah dinamika zaman.

Baca Juga: Mubes IKA Unhas 2026, Munafri Arifuddin Siap Sambut Delegasi Alumni di Makassar

Pembukaan CBT Angkatan III ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat pendidikan karakter sebagai bagian integral dari sistem pendidikan tinggi Islam yang holistik dan berkelanjutan. ***