POJOKSULSEL, GOWA - Seorang warga Gowa bernama Sirajuddin menemukan granat nanas peninggalan masa perang di Desa Paraikatte.
Sirajuddin menemukan granat nanas saat membersihkan kebun di Dusun Te'ne Pamai, Kampung Te'bakang, Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng.
"Sementara bersih-bersih di kebun, saya lihat benda itu (granat nanas)" kata Warga Desa Paraikatte Sirajuddin.
Baca Juga: Selamat! Yasir Machmud Raih Magister Ilmu Pemerintahan di Unhas, Dapat Nilai Cumlaude
Penemuan granat nanas itu disampaikan Sirajuddin kepada keluarga. Ia meminta supaya pihak keluarga segera melapor ke polisi.
"Saya telpon keluarga untuk melaporkan ke pihak berwajib," kata Sirajuddin.
Sementara itu, Kapolsek Bajeng AKP Muhammad Aidil Aqsa mengatakan, granat nanas peninggalan perang ditemukan warga Desa Paraikatte di jalan tani saat sedang bersih-bersih kebun.
"Granat nanas ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita oleh warga Desa Paraikatte," kata Aidil Aqsa.
Baca Juga: RS Regional La Mappapenning di Bone Milik Pemprov Sulsel Punya Fasilitas Kelas Internasional
Anggota Polsek Bajeng yang menerima laporan penemuan granat nanas segera mendatangi lokasi unuk melakukan pengamanan.
"Granat nanas tersebut diduga sisa masa perang," kata Aidil Aqsa.
Ia mengatakan, granat nanas yang ditemukan warga Desa Paraikatte Kabupaten Gowa dalam kondisi sudah berkarat.
Namun demikian, anggota Polsek Bajeng tetap melakukan langkah pengamanan dengan meledakkan granat nanas tersebut. Sehingga, tidak ada korban yang ditimbulkan.
Baca Juga: Goro Arena Siap Support 17th Makassar Koi Show 2023, Ada Spesial Diskon untuk Peserta
Tidak hanya itu, Aidil Aqsa memastikan kawasan tersebut aman dan tidak ada ditemukan peledak jenis apapun lain.
"Kita imbau warga yang menemukan benda asing mirip bahan peledak lainnya agar segera melapor ke kepolisian terdekat," katanya..
Granat nanas dimusnahkan (disposal) oleh Tim Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulsel pada Selasa (22/8/2023).
Baca Juga: Baznas dan Pemkab Selayar Sosialisasi Penyaluran ZIS, Hadirkan Anregurutta Prof Farid Wajdi
Pemusnahan granat nanas diduga peninggalan masa perang dipimpin oleh Kaden Gegana Satbrimob Polda Sulsel Kompol Rudy Mandaka.
Ia didampingi Kapolsek Bajeng Polres Gowa AKP Muhammad Aidil Aqsa dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Gowa. ***




