POJOKSULSEL, PAREPARE - Pemkot Parepare menggelar Pasar Murah Ramadan 1446 Hijriah, yang secara resmi dilepas oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, di Kebun Raya Jompie.
Program Pasar Murah Ramadan diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Kota Parepare sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan bahwa Pasar Murah Ramadan merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: Menggali Kesejatian Bagian Ke Tujuh: Distorsi Dakwah
"Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah potensi kenaikan harga menjelang Lebaran. Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu warga memenuhi kebutuhan selama Ramadan," ujarnya.
Tasming juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah ini dengan baik, karena pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
.Program ini akan menjangkau 22 kelurahan di Kota Parepare, dengan sasaran utama masyarakat prasejahtera.
Baca Juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Mitra Kerja BGN di Kota Makassar
Wali Kota Parepare juga menekankan pentingnya sistem pendataan yang lebih terstruktur agar bantuan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran.
"Ke depan, kami akan memperbaiki sistem pendataan agar penerima bantuan benar-benar mereka yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bantuan pemerintah tersalurkan secara adil dan efektif," jelasnya.
Tasming juga menyoroti kenaikan harga beberapa komoditas, khususnya cabai, yang menjadi perhatian di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: 2 Dai Al Azhar Kairo Safari Ramadan di Maros, Bupati Chaidir Syam Beri Sambutan Hangat
"Sebagian besar harga bahan pokok masih stabil, namun harga cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Karena itu, kami akan mendorong program urban farming, agar masyarakat bisa menanam sendiri kebutuhan sehari-hari seperti sayuran dan cabai," tambahnya.
Pemerintah telah memberikan subsidi pada beberapa komoditas agar dapat dijual dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. ***




