POJOKKSULSEL, KENDARI - Kafilah Sulawesi Selatan (Sulsel) menampilkan pakaian adat Bugis saat pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Nasional (STQH Nasional) di Alun-Alun Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu malam (11/10/2025).
Baju adat Bugis warna merah dibalut ornamen keemasan yang dipakai kafilah Sulsel di STQH Nasinal Kendari terlihat sangat elegan.
Perpaduan warna baju adat Bugis, formasi barisan yang rapi, dan senyum percaya diri para peserta Sulsel, sukses mencuri perhatian saat pempubkaan STQH Nasional.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, membuka STQH Nasional XXVII Tahun 2025, disaksikan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Media Sosial di Maros Terancam 20 Tahun Penjara, Polisi Sita Sabu 6,43 gram
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Sulsel Andi Sudirman Sulaiman hadir di pembukaan. Begitu juga dengan Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid dan Karo Kesra Sulsel Erwin Sodding.
Pada kesempatan itu, Pratikno menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai landasan pembangunan karakter bangsa.
"STQH adalah bagian penting dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Kita ingin menumbuhkan generasi Qur’ani yang moderat, damai, dan produktif," kata Pratikno dikutip laman Kemenag Sulsel.
Sementara itu, Menag RI Nasaruddin Umar menekankan STQH sebagai sarana membumikan nilai-nilai luhur Islam dalam kehidupan berbangsa.
Menag ingin agar STQH dapat melahirkan generasi qurani yang cerdas dan berakhlak.
"Menjadikan Alquran bukan sekadar bacaan, tetapi sumber inspirasi dan pedoman hidup," kata Nasaruddin Umar
Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam laporannya bersyukur bisa menjadi tuan rumah STQH Nasional.
"Kegiatan ini membawa berkah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di seluruh Nusantara," kata mantan Pangdam XIV Hasanuddin itu.
Rangkaian perlombaan STQH Nasional XXVII dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2025 di berbagai venue di Kota Kendari.
Kafilah Sulsel akan mulai tampil pada 12 Oktober di sejumlah cabang, termasuk tilawah, tahfiz, dan tafsir Alquran,
Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid mengimbau masyarakat Sulsel memberi dukungan dan doa bagi para peserta.
"Doa masyarakat adalah energi bagi para peserta di arena STQH ini. Semoga Sulsel dapat menorehkan prestasi gemilang pada event ini," kata Ali Yafid. ***




