POJOKSULSEL, MAKASSAR - Momen wisuda pada 10 Mei 2025 menjadi sejarah baru bagi civitas akademika IAIN Palopo. Itu Setelah Direktur Diktis Kemenag Prof Sahiron mengumumkan alih status IAIN Palopo menjadi UIN Palopo.

Rektor IAIN Palopo, Dr Abbas Langaji, menyampaikan acara wisuda, 10 Mei 2025 menjadi hari yang luar biasa. Itu karena perayaan kelulusan disertai pengumuman alih staus IAIN Palopo ke UIN Palopo.

Bahkan sebelum berpidato, Abbas Langaji bertanya kepada Wakil Rektor I terkait penetapan tanggal wisuda 10 Mei 2025. Yang ternyata jadi momen pengumuman alih status IAIN Palopo menjadi UIN Palopo.

Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Masih Terima Pendaftar UM PTKIN, Ini 36 Prodi Tersedia

"Saya bertanya kepada bapak Wakil Rektor bidang kelembagaan, saya tanya beliau, masih ingatkah bapak diskusi kita, lima minggu yang lalu, kenapa kita harus menyepakati wisuda tanggal 10 Mei?," ujar Abbas Langaji dilihat Pojoksulsel di Youtube Humas IAIN Palopo, Sabtu (10/5/2025).

Dari perbincangan kecil itu, Abbas menyimpulkan satu hal bahwa dalam hidup ini tidak ada yang benar-benar kebetulan.

Pada kesempatan itu, Abbas Langaji menyampaikan juga pertemuannya dengan Menteri Agama Prof Nasaruddin umar di Jakarta, dua hari lalu, Kamis (8/5/2025).

Baca Juga: MDA Audiensi Perdana dengan Bupati Luwu, Sepakat Percepat Realisasi Proyek Awak Mas

"Dua hari yang lalu, saya pagi-pagi diterima oleh Bapak Sekjen, bersama kawan-kawan yang lain. Kemudian siang, memimpin teman menghadap Pak Menteri Agama," katanya.

Pada pertemuan itu, Abbas, sapaan karib Rektor, terus menanyakan kabar perkembangan alih status IAIN Palopo ke UIN.

Meski Menag tidak memberikan jawaban spesifik sesuai dengan yang diharapkan Abbas. Namun, ada pesan tersirat yang disampaikan Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Pengangguran di Sulbar Terkendali, 14 Ribu Tenaga Kerja Terserap dalam Setahun, Daftar 10 Besar TPT

Pertama, Menag Nasaruddin Umar meminta kepada Abbas untuk menyiapkan rencana strategis (renstra) dengan masukkan pembahasan ekoteologi.

Kedua, Menag Nasaruddin Umar meminta agar segera mempersiapkan pembukaan tambahan dua fakultas baru di IAIN Palopo.

"Sekarang Abbas bina berapa fakultas? Saya menjawab empat. apa katanya, segera persiapkan untuk pembukaan dua," kata Abbas Langaji.

Hal lain yang disampaikan Menag saat ditemui Abbas Langaji, yaitu meminta civitas akademika IAIN Palopo mempertahankan soliditas.

"Dia mengatakan, salam saya kepada semua teman-teman di Palopo, pertahankan soliditas yang Abbas laporkan kepada saya," katanya menirukan pesan Menag kepada civitas akademika IAIN Palopo.

Pada kesempatan itu, Abbas menyampaikan bahwa modal terbesarnya dalam memimpin IAIN Palopo adalah didukung oleh para pimpinan pendahulu.

"Apa modal saya? di belakang saya ada guru-guru saya, guru-guru kita, mantan pimpinan IAIN Palopo," katanya.

***