POJOKSULSEL, PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengeluarkan 6 imbauan untuk mengantisipasi dampak kebakaran dan kekeringan.

Imbauan antisipasi kebakaran dan kekeringan disampaikan oleh Taufan Pawelewat media sosial miliknya.

Warga Kota Parepare perlu mengetahui enam imbauan Taufan Pawe untuk antisipasi kebakaran dan kekeringan. Apa saja?.

Baca Juga: Aksa Mahmud Tentang Gaji di PSM Makassar: Semuanya akan Lancar, Tidak Ada Persoalan!

1. Dilarang melakukan pembakaran hutan.

2. Dilarang membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan membakar.

3. Tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.

4. Apabila melihat, mendengar adanya kebakaran segera hubungi call center 112.

Baca Juga: CATAT! Inilah Persyaratan Pendaftaran Calon Anggota Komisi Informasi Sulsel

5. Antisipasi kekeringan dengan bijak dan menghemat air.

6. Menyiapkan cadangan air.

Fenomena el nino mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya.

Kekeringan dan ancaman kebakaran hunian penduduk, hutan dan lahan tidak bisa dihindari.

Baca Juga: Bersiaplah! Ini Jadwal Pendaftaran Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sulsel

Taufan Pawe mengimbau warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena el nino. Angin kencang dan kemarau masih akan berlangsung hingga Oktober mendatang berdasarkan rilis BMKG Wilayah IV Makassar.

"Ini perlu menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama, utamanya kekeringan dan kebakaran yang kerap terjadi," ungkap Taufan Pawe.

Sebelumnya, PAM Tirta Karajae menyiapkan langkah khusus mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat fenomena el nino.

Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong mengatakan, dampak el nino saat menyebabkan pengurangan debit air di Salo Karajae karena tidak pernah hujan.

Baca Juga: Dilantik Prof Hamdan Juhannis, Mantan Dekan Jabat Sekretaris LP2M dan Wadir PPs UIN Alauddin

Maka dari itu, kata dia, PAM Tirta Karajae menurunkan eskavator untuk membendung daerah aliran sungai (DAS) Salo Karajae sebagai upaya menampung air baku.

"Beberapa hari yang lalu kami tambal lagi sungai atau bendung sementara yang pernah dibuat," kata Andi Firdaus Djollong. ***