POJOKSULSEL, TANA TORAJA - Ada nuansa berbeda di Aula Kantor Kemenag Tana Toraja pada Rabu, 21 Mei 2025. Lantunan doa, suasana khidmat, dan pakaian adat Toraja menyatu dalam prosesi pelantikan tiga kepala madrasah negeri.

Bukan sekadar seremoni, pelantikan ini jadi momen penting untuk mengakhiri kekosongan kursi pimpinan di tiga madrasah di Kabupaten Tana Toraja.

Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong, melantik dan mengukuhkan M. Rizal sebagai Kepala MTsN 2 Tana Toraja, Marhaya sebagai Kepala MIN 3 Tana Toraja, dan Pahruddin Tangdiliwan sebagai Kepala MIN 4 Tana Toraja.

Baca Juga: Selamat! Inilah Nama-Nama Enam Utusan Sulsel Terpilih Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional 2025

Ketiganya datang tak sekadar rapi, tapi juga berbudaya, mengenakan busana adat Toraja yang menunjukkan semangat pelestarian budaya lokal di tengah dunia pendidikan madrasah.

Dalam sambutannya, H. Usman tak banyak basa-basi. Ia menegaskan bahwa posisi kepala madrasah adalah amanah yang tidak ringan.

"Kepala madrasah harus memahami tugasnya sebagai manajer, pengembang kewirausahaan, dan supervisor," katanya.

Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Kenalkan Konsep Sarjana Semesta di Hadapan 735 Wisudawan UIN Alauddin Makassar

Ia menyebut lima kompetensi yang harus dimiliki pemimpin madrasah: kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Bukan sekadar teori, tapi jadi pijakan utama dalam memilih ketiganya.

Tak lupa, ia mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi. "Jangan jalan sendiri. Bangun relasi dengan semua unsur madrasah, termasuk para pendahulu," pesannya.

H. Usman juga menyinggung tantangan zaman: krisis moral anak-anak, pengaruh internet, dan derasnya informasi tanpa filter.

"Tidak ada lagi batas antara kota dan kampung sejak internet menjangkau seluruh wilayah. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Baca Juga: Sosok Juara STQH Sulsel yang Tampil Baca Alquran di Acara Wisuda UIN Alauddin Makassar Angkatan 111

Dan yang paling sederhana, tapi sering terabaikan: soal keteladanan. “Kalau mau madrasah disiplin, kepala madrasah harus datang paling awal. Minimal 15 menit sebelum acara,” tegasnya.

***