POJOKSULSEL, PALU - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan kebanggaannya atas capaian UIN Datokarama Palu yang berhasil meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).
Menurut Hamdan Juhannis, capaian akreditasi unggul UIN Datokarama Palu mencerminkan proses akselerasi pengembangan institusi yang berjalan cepat dan terarah dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami tentu sangat mengapresiasi prestasi ini," kata Hamdan Juhanis saat silaturahim dengan Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir, di Kota Palu.
Ia menilai, di tengah tantangan pengelolaan perguruan tinggi Islam negeri, UIN Datokarama Palu mampu menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Warga Pulau, Pete Pete Laut Pemkot Makassar Segera Layani Rute Ini
Dalam kesempatan tersebut, Hamdan Juhannis juga memberikan apresiasi khusus terhadap kekompakan jajaran pimpinan UIN Datokarama Palu, baik di tingkat universitas maupun fakultas.
Menurutnya, soliditas pimpinan menjadi modal penting dalam mempercepat pengembangan kelembagaan dan peningkatan mutu akademik.
"Kami melihat para pimpinan UIN Datokarama Palu sungguh sangat solid," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan institusi pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kemampuan pimpinan membangun kerja kolektif.
Menanggapi apresiasi tersebut, Rektor UIN Datokarama Palu Prof Lukman Thahir menyampaikan terima kasih kepada UIN Alauddin Makassar.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap PMB PTKIN 2026, Catat Tanggal SPAN dan UM PTKIN
Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih UIN Datokarama Palu tidak terlepas dari sejarah panjang yang menghubungkan kedua institusi.
Secara historis, UIN Datokarama Palu lahir dari rahim UIN Alauddin Makassar, yang saat itu masih berstatus sebagai IAIN Alauddin.
"Maka UIN Palu tidak mau melampaui UIN Makassar. Sebagai anak kandung kita harus tau diri," kata Profesor Lukman Thahir.
Prof Lukman mengakui bahwa dalam proses akselerasi pengembangan, UIN Datokarama Palu masih membutuhkan ide dan gagasan dari berbagai pihak, termasuk dari UIN Alauddin Makassar.
Dalam pertemuan itu, Prof Lukman juga memperkenalkan konsepsi pendidikan dan keilmuan UIN Datokarama Palu yang dikenal dengan sebutan “Mutiara Keilmuan”.
Pertemuan antara pimpinan UIN Alauddin Makassar dan UIN Datokarama Palu ditutup dengan diskusi dan tukar informasi mengenai pengembangan perguruan tinggi Islam negeri, khususnya di kawasan Indonesia timur. ***




