POJOKSULSEL, PAREPARE - Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Sekretariat Daerah Kota Parepare untuk beralih menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi ke kantor guna mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Imbauan pengunaan kendaraan hemat BBM disampaikan Amarun Agung Hamka saat apel perdana masuk kerja pasca libur yang digelar pada Senin, (30/3/2026).

Menurut Amarun Agung Hamka, langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi geografis Kota Parepare.

Baca Juga: Kodam XIV Hasanuddin-PT Go Talent Academy Matangkan Proses Rangkaian Produksi Film TUNGKE: Badik Tak Bertuan

Dalam arahannya, Amarun Agung Hamka menjelaskan bahwa karakteristik wilayah Parepare yang didominasi tanjakan membuat sepeda motor menjadi pilihan transportasi yang lebih efektif, efisien, dan realistis dibandingkan kendaraan roda empat maupun sepeda.

Hamka juga menegaskan bahwa penggunaan sepeda motor tidak akan mengurangi kewibawaan seorang ASN maupun pejabat pemerintah.

"Wibawa itu tidak ditentukan oleh kendaraan yang kita gunakan, tetapi oleh integritas, kedisiplinan, dan kualitas kerja kita sebagai aparatur," tegasnya dikutip rilis Humas Pemkot Parepare.

Baca Juga: Daftar 15 Madrasah Sulsel Terima Penghargaan Adiwiyata, Bulukumba Paling Banyak

Kebijakan ini, kata dia, bukan semata soal penghematan, melainkan juga bentuk keteladanan ASN dalam membangun budaya kerja yang rasional, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap kondisi daerah.

"Kalau kita ingin mendorong efisiensi secara luas, maka harus dimulai dari diri kita sendiri. ASN harus menjadi contoh," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ASN lingkup Sekretariat Daerah Kota Parepare juga dihimbau untuk mulai mengimplementasikan penggunaan sepeda motor sebagai langkah awal gerakan hemat BBM.

Baca Juga: Jejak Pengabdian 32 Tahun Marlyn Narai, Dipimpin 12 Kepala Kanwil Kemenag Sulsel

Pemerintah kota Parepare, lanjut ayah 3 anak itu berharap imbauan ini dapat menjadi pemicu perubahan pola mobilitas ASN ke arah yang lebih efisien tanpa mengurangi profesionalisme maupun kewibawaan sebagai aparatur negara, sekaligus mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih optimal. ***