POJOKSULSEL, SOPPENG - Pembangunan jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng segera rampung.

Pembangunan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman adalah jembatan Pacongkang.

"Progres tahap pengecoran lantai untuk pembangunan jembatan Pacongkang di kabupaten Soppeng. Saat ini, progres realisasi mencapai 90,51%," kata Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (12/8/2023).

Hadirnya jembatan Pacongkang akan menggantikan jembatan gantung kayu yang sudah dibangun sejak 30 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1993, yang tidak aman lagi digunakan masyarakat.

Baca Juga: Kakek 80 Tahun di Tana Toraja yang Hilang Saat Berkebun Akhirnya Ditemukan

Terlebih jembatan lama itu, kondisi sempit, sehingga kendaraan yang lewat harus satu persatu dari satu arah.

"Kita berharap doa dan dukungan masyarakat sekitar, untuk kelancaran pembangunan jembatan sehingga dapat memberi manfaat dengan memudahkan mobilitas masyarakat dari arah Soppeng ke Bone," jelasnya.

Rencananya, struktur jembatan Pacongkang dengan rangka baja pelengkung. Dengan panjang bentangan pada bagian tengah 130 meter, bentang kiri kanan masing-masing 25 meter.

Atau total bentang Jembatan Pacongkang sepanjang 180 meter, dan lebar 7 meter, beserta dukungan trotoar kiri dan kanan masing-masing 1 meter.

Baca Juga: Saiful Arif Hadiri Penyerahan 10 Juta Bendera Merah Putih di Bulukumba

Selain itu, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprov Sulsel memastikan poros Sidrap Soppeng dikerjakan.

Kabid Pembangunan dan Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DMBK) Pemprov Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim menegaskan kontrak poros Sidrap Soppeng sudah selesai

“Ruas Sidrap Soppeng akan segera dilakukan pengaspalan,” ujar Irawan.

Menurut Irawan, Pemprov Sulsel sudah merencanakan pembangunan dan perbaikan jalan poros tersebut sejak 2021 dan mulai dikerjakan tahun 2022.

Baca Juga: Mengenal Dandim Makassar yang Baru, Letkol Inf Lizardo Gumay

Namun, terkendala dengan pihak proyek sehingga putus kontrak tahun 2022. kelanjutannya dikerjakan tahun 2023.

“Sudah terkontrak awal Nuli dan segera dikerjakan,” tegas Irawan.

Irawan juga menyampaikan kepada warga bahwa Pemprov Sulsel sedang melakukan upaya percepatan pengerjaaan jalan poros Sidrap Soppeng.

(***)