POJOKSULSEL, BONE - Rumah Sakit Regional La Mappapenning di Kabupaten Bone, adalah rumah sakit milik Pemprov Sulsel yang memiliki fasilitas kelas internasional.
RS Regional La Mappapenning adalah rumah sakit kedua milik Pemprov Sulsel yang berada di luar Kota Makassar. Pertama adalah RS dr Hasri Ainun Habibie Parepare
RS Regional La Mappapenning sekaligus rumah sakit kedelapan milik Pemprov Sulsel. Hari ini, Selasa (22/8/2023) diresmikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
RS Regional La Mappapenning terletak di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.
Baca Juga: Goro Arena Siap Support 17th Makassar Koi Show 2023, Ada Spesial Diskon untuk Peserta
Hadirnya RS Regional La Mappapenning didukung oleh sumber daya manusia yang berkompeten dan profesional.
Tidak hanya itu, RS Regional La Mappapenning juga memiliki sarana dan prasarana canggih. Setara fasilitas rumah sakit internasional.
Meski berstatus rumah sakit tipe C, tapi RS Regional La Mappapenning memiliki fasilitas rumah sakit tipe A.
RSUD Regional La Mappapenning didukung oleh empat pelayanan dasar yaitu pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, bedah, anak, obstetri ginecology (Obgyn), serta pelayanan dokter spesialis mata, THT, anestesi, dan syaraf/ Neuro.
Baca Juga: Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Dorong Pemuda Ambil Peran dalam Perhelatan Politik
Selain itu, RS Regional La Mappapenning satu-satunya RS pemerintah di Sulsel dengan teknologi pneumatic tube.
Pneumatic tube merupakan sistem sarana transportasi material handling dari satu ruangan keruangan lain, menggunakan volume udara melalui jaringan instalasi pipa dengan kecepatan 6 meter per detik.
"Sistem kerjanya dengan menggunakan pneumatic tube pengiriman di dalam rumah sakit lebih efisiensi waktu, tepat, cepat dan akurat," kata Andi Sudirman Sulaiman.
Fasilitas lain yang dimiliki RS Regional La Mappapenning adalah alat diagnostik berupa CT-Scan dengan 128 slices. Keunggulan dental unit yang ada dilengkapi dengan kamera intra oral.
Baca Juga: Sssttt... Ada Slank di Konser Musik F8 Makassar, Siap-siap Slankers Mania
Kamera intra oral adalah alat yang digunakan untuk melihat atau mendeteksi karies (lubang gigi), sehingga membantu dokter gigi. Untuk menjelaskan keadaan rongga mulut atau penyakit mulut pasien, Laparascopy, Funduscopy.
Demikian juga dengan Modular Operating Theater (MOT) adalah sistem terintegrasi yang digunakan untuk ruang operasi sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Alat lainnya, C-Arm sebagai salah satu alat radiologi yang digunakan untuk melihat gambar atau obyek dari pasien yang dapat dilihat langsung dengan cara fluoroscopy dengan bantuan layar monitor.
Demikian juga dengan ruang Instalasi Rawat Jalan. Terdiri dari ruang VIP, rawat inap standar kelas 3, 2 dan 1. Serta ruang perawatan isolasi.
Adapun jumlah tempat tidur sebanyak 100 unit dentan beberapa instalasi seperti gawat darurat, instalasi bedah central intensive care unit (ICU), instalasi laboratorium, instalasi radiologi, instalasi farmasi.
Kemudian, klinik fisiotherapu, instalasi pemeliharaan sarana rumah sakit (IPSRS), instalasi gizi, central sterile supply departement (CSSD) dan laundry serta pemusalaran jenazah.
Ketersediaan fasilitas yang lengkap menjadikan rumah sakit ini sebagai representative bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan dapat menjangkau pelayanan kesehatan bagi daerah sekitar seperti kabupaten Maros, Soppeng, Wajo dan Sinjai.
Baca Juga: Kuasai 49 Tanah Bangunan, Banyak di Maros, Intip Harta Kekayaan Walikota Makassar Danny Pomanto
"Diharapkan kehadiran rumah sakit ini, akan mengurangi angka kematian ibu dan anak, serta kasus emergency yang butuh waktu dan jarak ke kota," katanya.
Juga telah melayani pasien jaminan kesehatan sosial. Untuk layanan JKN-KIS BPJS Kesehatan sejak 14 Agustus 2023 ini bahkan sebelum rumah sakit beroperasi dan telah bekerjasama dengan Jasa Raharja, PT Taspen.Persero, dan BPJS Ketenagakerjaan. ***




