POJOKSULSEL, MAROS - Forum Rembuk Tani mengumpulkan petani Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dalam agenda Rembuk Tani Andalan Hati, di Aula UPT SMA Negeri 3 Maros, Sabtu (19/4/2025).
Rembuk Tani yang diinisiasi Relawan Andalan Hati wujud dukungan percepatan swasembada pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Panitia Rembuk Tani Andalan Hati, Adriangan Mallarangan, mengatakan, swasembada pangan merupakan salah satu program Presiden dan Menteri Pertanian.
Baca Juga: Nama-Nama Peserta Kabupaten Takalar, Maros, dan Bone Melaju ke Final STQH XXIII Sulawesi Selatan
“Semoga dengan hadirnya rembuk tani, kita bisa meningkatkan produksi pertanian di Maros, dengan begitu Sulsel bisa swasembada pangan," ujar Adriangan Mallarangan dalam keterangan tertulis.
Rembuk Tani ini dikemas dalam forum diskusi menghadirkan narasumber Kepala BRMP Sereal Maros Amin Nur, Pengendali OPT Tanaman Pangan Dinas Pertanian TPHBUN Sulsel Abd Gafar dan Kepala Seksi Pengawasan dan Mutu Benih Muhlis.
Ketua Forum Komunikasi Andalan Hati, Haeruddin Nurman, sebagai inisiator Rembuk Tani ini optimis swasembada pangan bisa diwujudkan dimulai dari Sulsel.
Baca Juga: 10 Gereja Dapat Pengamanan Prioritas Brimob Polda Sulsel, Sterilisasi Libatkan Anjing Pelacak
Haeruddin Nurman mengatakan, dengan hadirnya Rembuk Tani Andalan Hati sebagai langkah percepatan swasembada pangan dengan mendengarkan masukan dan saran dari para petani.
“Kita optimalisasi lahan untuk swasembada pangan dan ketahanan pangan. Insyallah kalau ini bisa terwujud, masyarakat petani kita akan sejahtera,” jelas Elu, sapaanya.
Sementara itu, Koordinator Sahabat Andalan, Yusuf Ali, menambahkan, Forum Rembuk Tani Andalan Hati, akan mendukung semua program terkait ketahanan pangan dan swasembada di Sulawesi selatan.
Baca Juga: Iqbal Nadjamuddin Bangga pada UMI, Disdik Sulsel Siap Libatkan Siswa SMA pada Milad ke 71
"Rembuk Tani ini akan melahirkan rekomendasi dari hasil diskusi pada kegiatan ini yang bisa dijadikan rujukan dalam tercapainya keinginan dan kesejahteraan petani," kata Ucu, sapaan akrabnya
Plt Kepala Dinas TPH-Bun Sulsel, Uvan Nurwahidah, berharap dengan hadirnya Rembuk Tani Andalan Hati, bisa menjadi solusi setiap permasalah dan kebutuhan petani.
“Rembuk tani kita berharap ada pengkajian setiap permasalah petani, ada masukan dari petani, kita catat apa yang menjadi kebutuhan petani, apa yang harus dikembangka di Kabupaten Maros,” ujarnya.
“Seperti optimalisasi lahan pertanian, agar pertanian kita produktif, termasuk pembangunan dan perbaikan irigasi,” pungkas Uvan Nurwahidah, melanjutkan.
Diketahui, Rembuk Tani Andalan Hati ini akan dilaksanakan hingga bulan Juni di sembilan Kabupaten, yaitu:
Kabupaten Maros, Barru, Pinrang, Luwu, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Bantaeng.
***




