POJOKSULSEL, MAKASSAR - Proposal investasi Pemda Kepulauan Selayar tentang Kawasan Minipolitan Selayar meraih juara 2 seleksi proposal investasi pada Forum South Sulawesi Investment Challenge (SSIC).
Forum SSIC yang dikawal Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan menyeleksi 24 proposal.
Hasil seleksi akhir diumumkan oleh tim juri Gatot Subyargo Wijayadi dari Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah, Kementrian Investasi di Hotel Four Point, Makassar, Senin (31/7/2023)
Baca Juga: Andi Nur Alam Syah, Tokoh Nasional asal Pinrang Didukung Jadi Pj Gubernur Sulsel
Sementara juara 1 proposal investasi adalah Kabupaten Bantaeng dan juara 3 adalah Kabupaten Bone.
Proposal investasi Kepulauan Selayar yang berhasil meraih juara 2 berjudul Kawasan Minipolitan Selayar (KMS). Proposal investasi itu dipaparkan Wabup Kepulauan Selayar Saiful Arif.
Kawasan Minapolitan Selayar berlokasi di Hangkowang, Desa Lowa Kecamatan Bonto Sikuyu, dengan pertimbangan, sesuai RTRW Kepulauan Selayar.
Lokasi Kawasan Minipolitan Selayar dekat Pelabuhan Pattumbukang. Tidak jauh dari titik titik penangkapan ikan. Akses jalan poros nasional mudah dan lahan cukup tersedia.
Baca Juga: Viral Video Oknum Satpol PP Sulsel Pukul Peserta pada Kejuaraan Bulutangkis Hari Jadi Sulsel ke 354
Luas Kawasan Minipolitan Selayar sekitar 55 hektare. Di dalamnya akan ada lahan untuk jasa penyediaan air, pengelolaan sampah dan parkir, serta gerai pelayanan.
Para investor diharapkan modal untuk kapal 10-30 GT atau senilai sekitar Rp839 juta, cold storage sekitar Rp3,7 miliar, pabrik es sekitar Rp3, 212 miliar, galangan kapal senilai Rp3, 416 miliar.
Kawasan Minipolitan Selayar juga butuh investasi berupa SPBU/ SPBN senilai Rp3,355 miliar, air bersih senilai Rp78 Juta dan bongkar muat dengan nilai investasi sekitar Rp2, 475 miliar.
Tim juri proposal investasi Forum SSIC masing-masing Direktur Perencanaan dan Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional Bappenas Sumedi Andono Mulyo dan Kepala Biro Ekonomi Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan Junaedi B.
Baca Juga: Econella Juara Astra Startup Youthpreneur Competition 2023
Ada juga Tenaga Ahli Sucofindo Zulfadly Urufi dan Akademisi dari Universitas Diponegoro RR Karlina Aprilia Kusumadewi.
Gatot Subyargo Wijayadi dari Kementrian Investasi yang pernah memimpin tim ke Kepulauan Selayar melakukan verifikasi dan survei lokasi lebih banyak memberikan masukan, di antaranya adalah percepat penerbitan Perda Perkeretaapian.
Wabup Saiful Arif mengatakan, rencana induk dan kajian akademis terkait Perda Perkeretaapian sudah ada.
"Kami akan meminta persetujuan pak Bupati untuk melakukan percepatan," kata Saiful Arif.
Baca Juga: Prof Muammar Bakry Akan Dilantik Sebagai Rektor Universitas Islam Makassar Hari Ini
Pada kesempatan itu, Saiful Arif meminta Kadis Perikanan Andriany Gusram dan Kadis PMPTSP Andi Nur Halikuntuk mencatat masukan tim juri untuk segera ditindaklanjuti.
"Agar proposal lebih layak untuk ditawarkan pada investor dalam maupun luar negeri, baik melalui BI maupun jalur Kementrian Investasi," kata Saiful Arif.
Sementara itu, Gatot Subyargo berjanji akan membawa invstor ke Kepulauan Selayar jika sudah memenuhi persyaratan
(***)




