POJOKSULSEL, MAKASSAR - Wisudawan terbaik IAIN Parepare pada wisuda periode II Tahun Akademik 2024/2025 diborong oleh para srikandi.
Tercatat lima srikandi IAIN Parepare tampil membanggakan dengan menjadi lulusan terbaik pada masing-masing fakultas.
Mereka bukan hanya mencatat IPK nyaris sempurna sebagai alumni IAIN Parepare.
Tapi juga membawa kisah inspiratif dari latar belakang sederhana hingga kiprah di dunia kreativitas.
Baca Juga: Daftar Pemenang Kompetisi Kemaritiman Mahasiswa Nasional, Unhas Borong Juara di KKMN 2025
1. Nurhalima Amri
Nurhalima Amri, mahasiswi Program Studi Manajemen Keuangan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare, berhasil meraih IPK sempurna 4,00 dengan predikat Pujian.
Capaian itu mengantarkannya sebagai wisudawan terbaik FEBI pada wisuda periode II Tahun Akademik 2024/2025.
Lahir di Bonging Ponging, Suppa, Pinrang, 8 Maret 2003, Nurhalima adalah putri bungsu dari pasangan Amri K, seorang nelayan, dan Hasnawati.
Sejak kecil ia dikenal tekun, kreatif, dan gemar mencoba hal-hal baru.
Baca Juga: Latoa Gelar Kelas Film dan Nobar HUT RI di Maros, Dorong Kreativitas Anak Muda
Tak hanya fokus pada kuliah, Nurhalima juga aktif di organisasi LIBAM IAIN Parepare dan kerap dipercaya menjadi instruktur.
Ia bahkan mengembangkan usaha mandiri di tengah kesibukan akademik.
Meski mengaku sering kesulitan membagi waktu, Nurhalima tetap berkomitmen untuk berbagi ilmu.
Dengan motto hidup Keep learning, keep growing, and be useful, Nurhalima membuktikan bahwa kerja keras dan manajemen waktu yang baik akan berbuah prestasi gemilang.
2. Annisa Nursyahbaniah Halim
Annisa Nursyahbaniah Halim mencatatkan prestasi membanggakan sebagai wisudawan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare.
Mahasiswi kelahiran Parepare, 13 Oktober 2002 itu meraih gelar S.Sos dengan IPK 3,99 dan predikat pujian setelah menempuh studi 3 tahun 9 bulan.
Putri pasangan Abd. Halim Ahmad, mantan pegawai TVRI Sulsel, dan Kursiah ini aktif mengasah keterampilan sejak semester tiga dengan bergabung di rumah produksi di Parepare.
Baca Juga: Milad 1 Dekade al-Risalah Batetangnga, Fun Walk Catat Sejarah 10 Ribu Peserta di Polewali Mandar
Annisa juga pernah membawa timnya lolos di Festival Film Pendek Makassar 2022 serta terpilih sebagai penerima Beasiswa BCA Finance Peduli 2023.
Meski sibuk, ia tetap menjaga keseimbangan kuliah, organisasi, dan kerja freelance dengan manajemen waktu yang ketat.
Bagi Annisa, keberhasilan adalah soal keyakinan.
3. Purnama Suci Sjaihuddin
Purnama Suci Sjaihuddin terpilih sebagai wisudawan terbaik Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam IAIN Parepare.
Baca Juga: Unhas Gelar Pelatihan Buku KIA Bayi Kecil di Puskesmas Kaluku Bodoa
Mahasiswi kelahiran Parepare, 13 November 2003 itu meraih gelar S.H. dengan IPK 3,99 dan predikat pujian setelah menempuh studi 3 tahun 9 bulan.
Anak dari pasangan Sjaihuddin Maddanreng dan Suhuriah ini dikenal fokus pada akademik dan memilih tidak banyak berorganisasi.
Hobinya membaca memperkaya wawasannya di bidang hukum pidana Islam.
Usai meraih gelar sarjana, Purnama bercita-cita berkontribusi di bidang hukum Islam dan menjadi teladan bagi generasi muda.
4. Andi Alfiah Auliyana
Prestasi gemilang diraih Andi Alfiah Auliyana, wisudawan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare.
Gadis kelahiran Tosulo, 29 Juni 2003 itu lulus dengan IPK sempurna 4.00 dalam waktu 3 tahun 10 bulan, sekaligus dinobatkan sebagai wisudawan terbaik fakultas.
Putri pasangan Andi Mansyur dan Marlina ini aktif di asrama Ma’had Al-Jami’ah sebagai mudabbirah, tutor Gencar, hingga pembina tahfidz.
Baca Juga: 17 Kampus Bersaing di KKMN Unhas 2025, Angkat Isu Blue Economy
Segudang prestasi juga ditorehkan, mulai dari juara lomba ceramah, tilawah, MSQ, hingga pidato tingkat nasional.
5. Husnul Khatimah
Prestasi membanggakan ditorehkan Husnul Khatimah, mahasiswa Magister Ekonomi Syariah IAIN Parepare.
Perempuan kelahiran Santunan, Enrekang, 5 Januari 2000 itu berhasil meraih gelar magister hanya dalam 1 tahun 10 bulan dengan IPK 3,94 predikat pujian.
Husnul adalah anak kedua dari enam bersaudara pasangan Ahmad Munthoha, buruh bangunan, dan Hasna Upa, ibu rumah tangga.
Meski berasal dari keluarga sederhana, semangat pendidikan tetap jadi tradisi keluarganya.
Baca Juga: Andi Rahmat Hadirkan Perubahan Positif di Sekretariat DPRD Kota Makassar
Semua saudaranya kini tengah menempuh pendidikan, bahkan ada yang kuliah hingga ke Jawa.
Tekun membaca dan aktif di kegiatan akademik, Husnul tercatat ikut dalam 2nd ICONIS 2023 dan tim akreditasi Magister Ekonomi Syariah. Ia mengaku konsistensi menjadi tantangan utama.
Husnul juga memegang motto hidup yang menjadi penyemangatnya. “Tidak mudah menjadi manusia, tapi saya berusaha menjalani dan tidak lari dari tanggung jawabnya,” ujarnya.
***




