POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene (STAIN Majene) Prof Wasilah Sahabuddin, mengungkapkan sosok penetu jika ingin STAIN Majene langsung bertransformasi ke Universitas Islam Negeri (UIN).
"STAIN Majene untuk menjadi UIN hanya tinggal satu saja kekurangnnya, yaitu leading Pak Gubernur untuk langsung ke Kemenpan RB. Kalau beliau bilang saya mau STAIN Majene jadi UIN, itu langsung disetujui," ungkap Prof Wasilah Sahabuddin saat sambutan di acara Wisuda dirangkaikan Dies Natalis ke-9 STAIN Majene dikutip Youtube STAIN Majene, Kamis (23/10/2025).
Prof. Wasilah Sahabuddin menjelaskan bahwa, sesuai dengan mekanisme yang berlaku, proses transformasi STAIN Majene harus melalui tahapan perubahan bentuk terlebih dahulu menjadi IAIN, sebelum akhirnya dapat berstatus sebagai UIN.
Namun demikian, apabila Gubernur Sulawesi Barat secara langsung menemui Menteri PAN-RB untuk menyampaikan permintaan agar STAIN Majene dapat langsung bertransformasi menjadi UIN, maka prosesnya tidak akan memerlukan banyak tahapan lagi, karena persetujuannya dapat segera diberikan oleh Menteri Sekretaris Negara.
Baca Juga: Kabar Gembira! Prodi Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar Raih Akreditasi Unggul
"Jadi kami harap mumpung beliau ada di sini, banyak sekali bantuan yang harus disampaikan STAIN Majene, Pak Gub," kata Prof Wasilah Sahabuddin disambut tepuk tangan para wisudwan.
Pada kesempatan itu, Prof Wasilah Sahabuddin mengatakan, STAIN Majene saat ini membina kurang lebih 4 ribu mahasiswa dengan statistik 90 dosen. Dan 25 di antaranya kualifikasi doktor serta empat guru besar.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan kondisi terkini STAIN Majene yang mengelola 10 program studi.
"9 tahun STAIN Majene dengan satu prodi unggul, lima baik sekali, selebihnya sementara menunggu asesmen lapangan," katanya.
Baca Juga: Jalan Panjang Usulan Pembentukan Ditjen Pesantren hingga Jadi Kado Hari Santri 2025
STAIN Majene didukung oleh infrastruktur berupa sarana laboratorium pendukung berupa laboratium IPA, IPS, laboratorium statisktik, hingga laboratorium informatika.
STAIN Majene juga telah memiliki beberapa gedung dengan skema SSBN dan tahun depan akan tambah satu gedung baru untuk smart class.
Hal lain yang disampaikan Prof Wasilah Sahabuddin adalah perencenaan membuka fakultas Sains dan Teknologi.
"Kami juga sedang melakukan riset persiapan satu fakultas bidang umum untuk persiapan UIN yakni Sains dan Teknologi," kata Guru Besar Ilmu Arsitektuk UIN Alauddin Makassar itu.
Baca Juga: Ratusan Santri di Maros Ikuti Apel Peringatan Hari Santri, Chaidir Syam Titip Pesan Ini
Dirinya menegaskan bahwa pencapaian STAIN Majene pada usianya yang 9 tahun tidak terlepas dari kerja sama seluruh civitas academica maupun stakeholder terkait, termasuk Pemprov Sulbar.
Diberitakan sebelumnya, langkah STAIN Majene bertransformasi menjadi UIN telah mendapat restu dari Menag Prof Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar menilai, langkah STAIN Majene untuk bertransformasi menjadi UIN agar Sulawesi Barat memiliki PTKIN setingkat universitas.
"Saya rasa sudah saatnya STAIN Majene untuk bertransformasi jadi UIN," kata Nasaruddin Umar saat membawakan kuliah umum di STAIN Majene, Sabtu (30/11/2024) dilansir laman Kemenag RI.
Baca Juga: Adnan Nota Sorot Prestasi Mentereng Pesantren di Sulawesi Barat, Begini Katanya di Momen Hari Santri
Ia melihat, Provinsi Sulawesi Barat baru memiliki satu PTKIN, yaitu STAIN Majene.
Karena itu, Menag Nasaruddin meminta kepada para jajaran pimpinan STAIN Majene untuk berupaya agar STAIN Majene mampu memenuhi syarat untuk menjadi UIN.
“Saya mendukung agar segera terealisasi,” ungkap Menag.
Ia pun meminta, sebagai satu-satunya PTKIN di Sulbar, STAIN Majene mampu menciptakan pemikir-pemikir luar biasa.
Ia berharap para mahasiswa mampu berpikir berbeda sehingga tidak menjadi lulusan yang biasa saja.
***




