POJOKSULSEL, BONE - Guru Besar Ekonomi Syariah, Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.Si., tercatat sebagai pendaftar pertama yang menyerahkan berkas lengkap ke panitia penjaringan Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone).
Penyerahan berkas dilakukan Prof. Syaparuddin di Gedung Rektorat IAIN Bone, Senin (12/1/2026), atau sepekan setelah masa pendaftaran resmi dibuka.
Usai menyerahkan berkas, Prof. Syaparuddin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari Rektor IAIN Bone saat ini, Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag.
Namun, ia memastikan akan menghadirkan akselerasi baru, khususnya dalam penguatan lanskap akademik.
"Mengenai visi dan misi, saya melanjutkan apa yang telah dikerjakan Rektor saat ini. Tetapi akan ada penekanan pada penguatan lanskap kependidikan, baik di level nasional maupun global,” ujar Prof. Syaparuddin dikutip laman IAIN Bone.
Menurutnya, capaian-capaian positif yang telah diraih selama ini perlu dijaga, sembari kampus terus beradaptasi dengan tantangan pendidikan tinggi yang kian dinamis.
Baca Juga: Anre Gurutta Menteri Agama RI
Ketua Panitia Penjaringan Rektor IAIN Bone, Husain, S.Sos., M.Si., mengapresiasi langkah cepat Prof. Syaparuddin yang menjadi pendaftar perdana.
Ia menilai gagasan yang disampaikan calon rektor tersebut meski ringkas, namun sarat substansi.
“Penyampaiannya simpel, tapi sangat padat dan terarah. Dari sisi administrasi juga sangat siap,” kata Husain.
Baca Juga: KMD Pramuka UNM 2026 Perkuat Kompetensi Calon Pembina Penggalang dan Penegak
Diketahui, Prof. Syaparuddin dikenal sebagai akademisi produktif. Selain aktif melakukan penelitian, ia juga rutin menulis dan menyampaikan gagasan di berbagai media massa.
Sementara itu, tahapan penjaringan Rektor IAIN Bone telah dibuka sejak 6 Januari dan akan berlangsung hingga 20 Januari 2026.
Panitia dijadwalkan melakukan verifikasi berkas pada 21–23 Januari, dilanjutkan klarifikasi dokumen administrasi.
Hasil verifikasi akhir sekaligus penyerahan dokumen calon rektor kepada Rektor IAIN Bone dijadwalkan pada 29 Januari 2026. ***




