POJOKSULSEL, MAROS - UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu atau PLUT Kabupaten Maros terus memperkuat langkah dalam membangun ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tangguh dan berdaya saing.

Salah satu upaya PLUT Kabupaten Maros dilakukan melalui audiensi bersama perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan di kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (21/5/2026).

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Rombongan UPTD PLUT Kabupaten Maros dipimpin langsung Kepala UPTD PLUT Maros, Fahmy, didampingi Kepala Tata Usaha UPTD PLUT Maros, Fajrin Yusuf, bersama jajaran staf.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama strategis dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Maros.

Pembahasan mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan literasi keuangan digital, pendampingan usaha, hingga pengembangan produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Tana Toraja Terbanyak, 670 PNS Kanwil Kemenag Sulsel Terima SK: Ini Rinciannya

Kepala UPTD PLUT Maros, Fahmy, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat pembinaan dan pendampingan UMKM di daerah.

Menurutnya, tantangan ekonomi yang terus berkembang menuntut pelaku UMKM untuk lebih adaptif dan inovatif, sehingga dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan regulator.

“Melalui audiensi ini, kami berharap dapat membangun kemitraan strategis jangka panjang bersama Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM yang inovatif, mandiri, dan siap menghadapi era digital,” ujar Fahmy .

Sementara itu, pihak Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menyambut positif inisiatif yang dilakukan UPTD PLUT Kabupaten Maros.

Mereka menilai Kabupaten Maros memiliki potensi UMKM yang besar dan perlu terus diperkuat melalui program pembinaan, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran dan transaksi usaha.

Baca Juga: Tiga Dosen Lulus Uji Kompetensi, UIN Palopo Punya 12 Guru Besar

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan ide pengembangan program kolaboratif ke depan.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM di Kabupaten Maros.

Melalui sinergi antara UPTD PLUT Pemkab Maros dan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, diharapkan pelaku UMKM lokal semakin memiliki akses terhadap edukasi, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha yang lebih luas demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. ***