POJOKSULSEL, MAMASA - Longsor yang terjadi di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat mendapat perhatian besar di Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin.

Bahtiar Baharuddin ke lokasi tanah longsor Mamasa, daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Bahtiar Baharuddin dan rombongan Pemprov Sulbar berangkat ke Mamasa, Rabu pagi 29 Mei 2024.

Baca Juga: Kemenag RI Gelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 7 Juni, Bagaimana Ketinggian Hilal di Indonesia?

Ia didampingi Sekprov Muhammad Idris, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Danlanal Mamuju Letkol Laut (P) Dedi Andriytno, Kabinda Sulbar dan jajaran Pemprov Sulbar.

Bahtiar Baharuddin dijemput Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain saat toba bersama rombongan.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Sulbar memberikan bantuan tahap pertama berupa 50 selimut, 50 tikar, sabun mandi 504 pices dan 20 terpal.

Baca Juga: Mantap! Pemkot Parepare Kembali Raih Opini WTP, Pimpinan DPRD Apresiasi

Sementara, tahap kedua bantuan disalurkan, yaitu sembako 250, hygine kit 250, makanan siap saji 250, selimut 200, matras 200, velbad 50, kasur lipat 100, tenda pengungsi 3, paket keliarga 50, pompa alkom 5, peralatan pertukanan 20, terpal 100, chain saw 5 unit.

"Satu atau dua hari ke depan harus sudah selesai semua perbaikan titik longsor di Mamasa," kata Bahtiar Baharuddin.

Karena masih ada tiga desa belum bisa diakses dari dua titik longsor. Sehingga Pj Bahtiar tegaskan agar tim turun langsung melakukan pembersihan.

Baca Juga: Pj Wali Kota Akbar Ali Harap AMM Berkontribusi Aktif untuk Kemajuan Parepare

"Kita lengkap mulai TNI-Polri, Lanal, BPBD, Basarnas. Jadi harus selesai dua hari ke depan, laporannya harus ada sore atau besok. Bawa semua bantuan masuk area pemukiman," ungkapnya.

Dia mengimbau agar tidak ada lagi warga bermukim di 174 titik yang berpotensi terdampak bencana.

"Penanganannya sudah luar biasa, tinggal tambah lagi agar cepat selesai 2 titik lagi yang masih butuh pembersihan," ujarnya.

Sedangkan, ada satu desa di Kecamatan Pana sangat sulit aksesnya yang butuh percepatan.

"Ini ada 5 ton bantuan kita disalurkan, satu desa di Kecamatan Pana itu kita upayakan logistik bawa melalui jalur Toraja, ini dulu dipenuhi sambil kita lakukan pembersihan karena aksesnya sulit," bebernya.

Baca Juga: Pertanyaan Reflektif Rektor UIN Alauddin Makassar kepada Prof Hafsan Terkait Kesehatan Pencernaan

Sedangkan, Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain mengungkapkan ini kunjungan ke sekian kalinya. Sejak pertama terjadi longsor langsung berada di lokasi.

"Teman-teman dari PUPR, BPBD, Kemensos hingga TNI-Polri sudah turun semua membantu. Beberapa bantuan diturunkan secara bertahap, ada juga bantuan uang tunai diberikan," ucap Zain.

Saat ini, kondisi area longsor sudah dibersihkan dan bisa dilewati kendaraan. Seperti area Aralle dan Bambang sudah dibersihkan.

Baca Juga: 41 Tim Berlaga di Open Turnamen Bola Voli Bupati Luwu Utara Cup VI

"Beberapa kerugian meterial dialami masyarakat. Pembersihan sementara terus berlangsung agar tidak ada lagi longsor susulan," tambahnya. ***