POJOKSULSEL, MAKASSAR - Keseriusan Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menghadirkan madrasah negeri terpadu setara MAN IC terus dikebut.

Wagub Sulbar, Salim S Mengga menemui Menteri Agama Nasaruddin Umar, untuk melakukan audiensi terkait rencana pembangunan MAN IC di Sulawesi Barat.

Salim S Mengga memastikan bahwa Pemprov Sulbar sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan MAN IC. Lokasinya sangat strategis dan mudah diakses di Kabupaten Majene.

"Lahan sudah bersertifikat dan proses administrasinya berjalan lancar," kata Salim S Mengga dikutip laman Kemenag RI.

Ia berharap, kehadiran MAN Insan Cendekia dapat memperkuat kualitas pendidikan di Sulawesi Barat.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Kucur Rp10 Miliar untuk Luwu Utara, Pembangunan Jalan Seko Diusulkan Masuk IJD

Sementara itu, Menag Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif tersebut. menurutnya, pembangunan sekolah terpadu akan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Islam modern dan berdaya saing tinggi.

“Kemenag siap mendukung penuh. Bisa dikembangkan model seperti MAN Insan Cendekia, pesantren modern, Sekolah Garuda, atau kombinasi dari ketiganya,” jelas Menag.

Menurut Menag, lokasi pembangunan perlu mempertimbangkan aksesibilitas dan dukungan masyarakat sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya seleksi tenaga pendidik yang ketat agar kualitas akademik dan karakter peserta didik dapat terjaga.

Baca Juga: Prof Nurhidayat Muhammad Said Jelaskan Dakwah Harus Adaptif di Era Artificial Intelligence

"Tidak kalah penting adalah guru-gurunya harus diseleksi dengan baik. Kualitas madrasah sangat bergantung pada kualitas pendidiknya,” tegasnya.

Menag juga menyoroti perlunya penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab bagi siswa sebagai modal penting menghadapi tantangan global.

Ia menegaskan, pendidikan di madrasah dan pesantren harus menghasilkan lulusan yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan luas.

“Pesantren melahirkan kiai dan ulama yang menguasai ilmu-ilmu akhirat, sementara Insan Cendekia menyiapkan generasi yang unggul dalam ilmu dunia tanpa meninggalkan nilai spiritual. Sekolah Garuda melengkapi dengan orientasi internasional. Semuanya penting untuk membangun generasi emas Indonesia,” terang Menag.

Menutup pertemuan, Menteri Agama menegaskan kembali dukungannya terhadap pengembangan pendidikan terpadu di Sulawesi Barat.

“Silakan nanti dibangun, bisa Insan Cendekia, bisa pesantren, atau Sekolah Garuda. Kemenag siap mendampingi,” pungkasnya. ***