POJOKSULSEL, PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare (Pemkot Parepare) menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi. Hal itu terlihat dari kehadiran langsung Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, dalam Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Perguruan Tinggi IAIN Parepare, Sabtu (8/11/2025).

Kehadiran orang nomor satu di Parepare itu menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Parepare dalam mendorong kualitas pendidikan Islam di wilayahnya, di antaranya IAIN Parepare.

"Akreditasi bukan sekadar penilaian administrasi, melainkan wujud tanggung jawab moral dan akademik untuk menjaga mutu pendidikan tinggi Islam di Kota Parepare," tegas Tasming Hamid di hadapan tim asesor BAN-PT dan civitas academica IAIN Parepare.

Baca Juga: 5 Inovasi Lahir dari Tangan Akademisi Perguruan Tinggi Vokasi Sultanbatara

Tasming Hamid menyebut, Pemkot Parepare menaruh perhatian besar pada pengembangan kampus sebagai pusat peradaban dan penggerak kemajuan daerah.

"IAIN Parepare telah menjadi pusat pengembangan ilmu keislaman dan intelektual di Ajatappareng. Kampus ini berperan besar melahirkan SDM yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing," ujarnya.

Wali Kota juga menyoroti dampak ekonomi dari keberadaan IAIN Parepare. Dengan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 7.000 orang, aktivitas kampus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga: Kebijakan SIPAKATAUKI: Berkolaborasi untuk Menanggulangi Kemiskinan di Sulawesi Selatan

"Kemajuan Parepare tak bisa dilepaskan dari peran dunia pendidikan. IAIN Parepare berkontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi daerah," tutur Tasming.

Dalam kesempatan itu, Tasming berharap asesmen yang dilakukan BAN-PT menjadi momentum bagi IAIN Parepare untuk terus berbenah dan berprestasi. Ia optimistis hasil akreditasi kali ini akan membawa capaian yang membanggakan.

"Kami doakan asesmen ini berjalan lancar, objektif, dan membawa berkah bagi seluruh civitas akademika. Semoga hasilnya melebihi ekspektasi yang selama ini kita dambakan,” ucapnya menutup sambutan. ***