POJOKSULSEL, LUWU UTARA - Pemkab Luwu Utara menggandeng Universitas Fajar Makassar menggelar pendidikan dan pelatihan atau diklat sertifikasi pengelolaan keuangan desa, di Ballrom Hotel Aerotel Smile Makassar.
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Asdar Mattiro mengatakan, diklat sertifikasi pengelolaan keuangan desa diikuti 151 kaur keuangan pemerintah desa se-Kabupaten Luwu Utara.
Asdar mengatakan, diklat sertifikasi pengelolaan keuangan desa akan berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 20 sampai 26 Juli 2023.
"Tiga hari pembelajaran dan tiga hari ujian yang pengujinya dari asesor dari BNSP," kata Asdar.
Baca juga Indah Putri Indriani Ikut Ramaikan Penanaman Pohon Kelapa Perhiptani
Rektor Universitas Fajar, Mulyadi Hamid mengapresiasi atas inisiasi Pemkab Luwu Utara untuk melakukan sertifikasi kepada tenaga kaur keuangan desa.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya terhadap Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Fajar Makassar dalam penyelenggaraan kegiatan ini," kata Mulyadi.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengatakan,seluruh peserta diklat harus lulus uji sertifikasi.
"Saya berharap 151 tenaga kaur keuangan desa yang ikut dalam diklat ini diharapkan juga outputnya 151," kata Indah Putri Indriani.
Baca juga Pemkab Luwu Utara Optimistis Pertahankan Penghargaan Kabupaten Sehat
Ia optimistis, kaur keuangan desa merupakan orang yang minimal memiliki kemampuan dasar untuk mengelola keuangan di desa.
Indah Putri Indriani juga berharap agar kompetensi para kaur keuangan desa semakin meningkat setelah mengikuti diklat. Hal itu harus dibuktikan dengan sertifikat diklat kaur keuangan desa.
Ia mengatakan, Pemkab Luwu Utara ke depan akan memasukkan sertifikat supaya pengelolaan keuangan desa sebagai syarat menjadi kaur keuangan.
"Hal itu supaya pengelolaan keuangan desa betul-betul dilaksanakan secara profesional," kata Indah Putri Indriani.
(***)




