POJOKSULSEL.com, PAREPARE - PAM Tirta Karajae Parepare mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelanggan untuk bijak dalam menggunakan air bersih.
Imbauan PAM Tirta Karajae Parepare ini menyusul musim kemarau yang terjadi di Sulsel, utamanya Kota Parepare dalam beberapa bulan terakhir ini.
Manajer Teknik dan Operasi PAM Tirta Karajae Parepare La Odi menerangkan, meski musim kemarau berkepanjangan, hingga kini ketersediaan air bersih di Parepare masih aman.
Baca Juga: Terbuka Untuk Umum, Pameran Buku Perpustaan UIN Alauddin Makassar Hingga 27 Oktober 2023
Hanya saja, ketersediaan air bersih di PAM Tirta Karajae Parepare, dengan catatan dipakai dengan bijaksana.
“Jika air baku ini kita pakai secara bijaksana saya rasa kita dapat mengatasi kelangkaan air baku di puncak kemarau ini,” sebut Manajer Teknik dan Operasi PAM Tirta Karajae Parepare La Odi.
Satu-satunya kendala teknis yang dialami PAM Tirta Karajae Parepare, adalah pemadaman bergilir oleh PLN.
Baca Juga: Update Terbaru Penetapan NI PPPK 2022, dari PPPK Guru, Teknis, dan Kesehatan, 2 Oktober 2023
Hal ini menyebabkan terganggunya distribusi air bersih ke pelanggan PAM Tirta Karajae Parepare.
Saat ini ketersediaan air baku dan suplai pompa sumur dalam masih aman, begitu pula dengan distribusi air dan permintaan layanan mobil tangki masih dalam kondisi normal.
“Normal, air baku juga, bahkan pompa sumur dalam P-2G Laupe sebagai suplai Intake IPA (Instalasi Pengolahan Air) 5 yang layananya meliputi Lapadde masih dalam posisi standby,” beber La Odi.
Baca Juga: 9 Wilayah di Sulsel Peringatan Dini Awas Kekeringan Ekstrem, Awal Musim Hujan Kapan?
Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar.
Iklim el nino juga berpengaruh pada kesehatan dan lingkungan.
"Saya mengingatkan lurah, camat selalu mengingatkan warganya. Jangan bosan bosan. Jaga kesehatan dan lingkungan," katanya. ***



