POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Parepare dirangkaikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Tinta Hijau Bersahaja di Kantor Bawaslu Kota Parepare, Kamis (5/3/2026).
Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, mengikuti Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Parepare secara daring via zoom meeting.
Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Parepare mengusung tema harmoni tata kelola pengawasan untuk Pemilu berkualitas.
Ketua Bawaslu Parepare, mengatakan, Ngabuburit Pengawasan bertujuan mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mengatakan, penandatanganan MoU dengan PT Tinta Hijau Bersahaja untuk memperkuat pendidikan demokrasi dan mendorong pengawasan partisipatif masyarakat.
Baca Juga: TPG Guru Madrasah Mulai Cair Pekan Ini, Kemenag Percepat Prosesnya
Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, menekankan pentingnya penguatan pendidikan demokrasi bagi masyarakat agar kualitas demokrasi ke depan semakin baik.
“Kita perlu terus menggaungkan penguatan demokrasi karena kita berharap demokrasi kita semakin berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan demokrasi kepada masyarakat perlu terus dimaksimalkan,” ujarnya.
Ia juga berharap berbagai upaya pendidikan demokrasi yang dilakukan saat ini dapat memberikan dampak positif pada pelaksanaan Pemilu mendatang.
“Harapannya, ketika memasuki tahapan Pemilu 2029 nanti, kita sudah bisa memanen hasil dari upaya pendidikan demokrasi yang kita lakukan hari ini,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kesbangpol Kota Parepare, Rustan, juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam sebuah organisasi untuk menghadapi tahapan-tahapan ke depan, termasuk dalam meningkatkan pemahaman demokrasi bagi pemilih pemula.
Baca Juga: Diikuti 222 Finalis, MTQM Unhas 2026 Perlombakan 9 Cabang, Apa Saja?
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan turut diisi dengan tausiyah demokrasi yang disampaikan oleh Ruslan Wadud.
Ruslan Wadud menegaskan bahwa tugas pengawas pemilu adalah memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai aturan melalui dua pendekatan utama, yaitu pencegahan dan tindakan terhadap pelanggaran.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.
Ngabuburit Bawaslu Parepare turut dihadiri Kepala Kesbangpol Parepare, Alumni Panwaslu Kecamatan, perwakilan organisasi Nasiyatul Aisyiyah, perwakilan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), serta perwakilan P2P. ***




