POJOKSULSEL, MAKASSAR - Muhammad Idris merespons tugas tambahan yang akan ia emban sebagai Plh Gubernur Sulbar.
Muhammad Idris mengatakan, jabatan Plh Gubernur Sulbar adalah penugasan biasa dalam karir.
"Ini kan penugasan biasa dalam karir sehingga kita patuh pada penugasan pimpinan," kata Muhammad Idris kepada wartawan pojoksulsel, Sabtu (12/5/2024).
Baca Juga: 75 JCH Lansia Tergabung di Kloter 1 Embarkasi Makassar, Usia Tertua Kakek 90 Tahun
Dirinya akan menjalankan amanah sebagai Plh Gubernur Sumbar dengan penuh tanggung jawab dari batas waktu yang ada.
"Dan ini juga akan tidak lama, insyaallah," kata Muhammad Idris yang juga Sekprov Sulbar itu.
Ia berharapa kepada siapapun termasuk masyarakat untuk tetap menunggu keputusan pimpinan berkaitan dengan Pj Gubernur Sulbar yang akan datang.
Ia mengatakan, sembari menunggu penjabata yang baru tidak boleh ada kekosongan. Karena menghindari unsur kekosongan itu maka ditunjuklah Plh.
"Sama juga dengan daerah lain sehingga diminta untuk menjalankan tugas itu dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Idris akan menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) mulai Minggu (12/5/2024).
Baca Juga: Terungkap Motif Pembunuhan Remaja Poros Topore Toabo Mamuju, Pelaku Sakit Hati Sering Diejek
Penunjukan Muhammad Idris yang juga Sekprov Sulbar sebagai Plh Gubernur Sulbar, seiring berakhirnya masa jabatan Prof Zudan Arif Fakrulloh sebagai Pj Gubernur Sulbar, terhitung 12 Mei 2024.
Muhammad Idris akan mengisi kekosongan jabatan Gubernur Sulbar sambil mengunggu SK pengangkatan Pj Gubernur oleh Kemendagri.
"Dua hari lagi masa jabatan saya berakhir, dan Mulai hari ini pelaksana tugas adalah Sekda," kata Prof Zudan Arif Fakrulloh melansir laman Sulbarprov.go.id.
Prof Zudan akan meninggalkan rumah jabatan Gubernur Sulbar pada Minggu besok.
Ia akan menunggu arahan Presiden RI apakah tugasnya akan dilanjutkan atau tidak di Sulawesi Barat.
Baca Juga: Zainal Abidin Kembalikan Formulir ke PDI Perjuangan, Tim Masif Sosialisasi Arah Baru Polman
"Tentu saya menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden apakah ditugaskan untuk lanjut atau di pindahkan," ucapnya.
Prof Zudan telah memimpin Provinsi Sulawesi Barat selama setahun. Ia dilantik pada 12 Mei 2023 lalu. ***




