POJOKSULSEL, BULUKUMBA - Mobil pikap rombongan pramuka MTs Guppi Bontomanai kecelakaan tunggal di Dusun Pabentengan, Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, (14/8/2023).
Insiden kecelakaan tunggal mobil pikap di poros Bulukumba Sinjai yang ditumpangi rombongan pramuka MTs Guppi Bontomanai terjadi pada 13.00 Wita.
Mobil pikap yang dikemudikan oleh Randi, kehilangan kendali saat berada di penurunan. Mobil oleng ke kiri. Mobil pikap rombongan pramuka MTs Guppi Bontomanai masuk ke sauran air.
Insiden itu mengakibatkan rombongan pramuka MTs Guppi Bontomanai mengalami luka-luka. Rombongan adalah anggota pramuka MTs Guppi Bontomanai.
Baca Juga: Perkenalkan... Marjan Massere Ketua KONI Maros Hingga 2027
Sementara itu, para korban rombongan Pramuka MTs Guppi Bontomanai dirawat di RSUD Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba.
Pemkab Bulukumba menyatakan akan menanggung seluruh biaya rumah sakit para korban. Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf menjenguk para korban.
"Pemerintah daerah akan terus berusaha berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan menanggung semua biaya perawatannya," kata Edy Manaf dalam keterangan tertulisnya.
Edy Manaf mengatakan akan terus memantau kondisi para korban hingga pulih.
Baca Juga: Alhamdulillah... Pemprov Sulsel Kebut Pengerjaan Jalan Tanabatue, Sanrego, dan Palattae Bone
Edy Manaf yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bulukumba, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban dan keluarga korban. Ia berharap kondisi para korban segera pulih.
Sementar itu, Direktur RSUD HA Sulthan Dg Radja Bulukumba, dr. Rizal Ridwan Dappi mengatakan, sampai saat ini tercatat ada 10 pasien korban kecelakaan anggota pramuka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Masing-masing 2 dalam kondisi kesadaran menurun, dua orang mengalami patah tulang, dua orang mengalami memar di bagian organ tubuh perut bagian dalam.
"Sementara satu orang sementara mendapatkan perawatan khusus di ICU karena kondisinya yang mengalami pendarahan pada otak. Kondisinya masih terus kita pantau," terangnya.
Baca Juga: Jalur Tembus Bua-Toraja Segera Bisa Dilalui, Buka Daerah Terisolir
Menurut dr. Rizal, sampai saat ini pihaknya telah melakukan tindakan-tindakan diagnostik lebih lanjut, di antaranya pemeriksaan CT Scan dan USG abdomen.
"Insya Allah kami akan memberikan pelayanan terbaik bagi adik-adik Pramuka ini. Apabila nanti kemudian membutuhkan pelayanan yang lebih, kemungkinan besar kami akan memfasilitasi untuk dirujuk ke Makassar," tutupnya. ***




