POJOKSULSEL, BAUBAU - McDonald’s Indonesia resmi membuka restoran pertamanya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Kehadiran restoran siap saji di Baubau tak hanya memperluas jaringan bisnis McDonald’s di Indonesia Timur, tetapi juga membuka akses pekerjaan formal bagi masyarakat setempat.

McDonald’s Kota Baubau berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio. McD Baubau telah menyerap 20 tenaga kerja lokal sejak mulai beroperasi. Seluruh karyawan merupakan putra-putri Baubau dan daerah sekitarnya.

Menariknya, 71 persen tenaga kerja di McDonald’s Baubau merupakan Generasi Z yang mengawali pengalaman mereka di dunia kerja melalui perusahaan tersebut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Baubau, Dr. Dahrul Dahlan, mengatakan pembukaan restoran McDonald’s menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di daerah.

Baca Juga: Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan di Sulsel, Total 28.400 Ton untuk 948 Ribu Penerima

“Kehadiran McDonald's Baubau merupakan kabar baik bagi kami. Selain memperkaya pilihan layanan kuliner yang berkualitas, investasi ini mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap potensi kota kami,” ujar Dahrul.

Menurut dia, investasi tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kota Baubau yang mendorong penguatan sektor perdagangan, jasa, investasi, dan daya saing daerah sebagaimana tertuang dalam RPJPD Kota Baubau 2025–2045.

Dahrul berharap masuknya investasi baru dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Restoran Kedua di Sulawesi Tenggara

McDonald’s Baubau menjadi restoran kedua McDonald’s Indonesia di Sulawesi Tenggara, setelah McDonald’s Kendari yang dibuka pada 2021.

Baca Juga: 9 ASN Kemenag Sulbar Dilantik Jadi Pejabat Fungsional, Ini Daftarnya

Restoran ini juga menjadi restoran baru ketiga yang dibuka McDonald’s Indonesia sepanjang 2026, setelah McDonald’s Puncak dan McDonald’s Limo Depok di Jawa Barat.

Associate Director of Operations PT Rekso Nasional Food, Yunus Sharon, mengatakan ekspansi ke Baubau tidak semata-mata ditujukan untuk menambah jumlah restoran.

“Bagi kami, pembukaan sebuah restoran tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah restoran, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitarnya,” kata Yunus.