POJOKSULSEL, PAREPARE - Manajemen RSUD Andi Makkasau Kota Parepare menyampaikan ucapan turut berbelasungkawa atas wafatnya dr Andi Mappatoba, Plt Direktur RSKD Dadi Makassar.

Ucapan belasungkawa ini mewakili seluruh jajaran manajemen dan staf RSUD Andi Makkasau yang merasa kehilangan atas kepergian almarhum dr Andi Mappatoba, yang juga staf ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Pemerintahan tersebut.

"Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya dr Andi Mappatoba, Plt Direktur RSKD Dadi Makassar. Semoga amal ibadah Almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," tulis pihak Menajemen RSUD Andi Makkasau Parepare melalui akun media sosial resminya, Selasa (16/7/2024).

Baca Juga: Inilah Nama-Nama Lulusan Terbaik UIN Alauddin Makassar Wisuda Angkatan 104 Tahun 2024, Ada IPK 4.0

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan duka cita atas meninggalnya dr Andi Mappatoba di RS Primaya Tangerang, Selasa (16/7/2024).

Prof Zudan mengatakan, almarhum dr Andi Mappatoba adalah salah satu ASN terbaik Pemprov Sulsel.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya dr Andi Mappatoba, salah satu ASN terbaik Pemprov Sulawesi Selatan," kata Prof Zudan saat melayat jenazah dr Andi Mappatoba di Kargo Lion Air Bandara Soekarno Hatta, Selasa (16/7/2024).

Baca Juga: Sosok Reski S, Alumni Terbaik FUF UIN Alauddin Makassar dan Penakluk Keterbatasan

Prof Zudan mengatakan, jabatan terakhir dr Andi Mappatoba adalah stat ahli Gubernur Sulsel sekaligus Plt Direktur RSKD Dadi Makassar.

"Sekarang sedang mendapat amanah sebagai staf ahli dan sekaligus pelaksan tugas Direktur RS Khusus Dadi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Prof Zudan mengenang almarhum dr Andi Mappatoba sebagai sosok yang banyak inovasi.

Baca Juga: Asyik... Harian Coffee Morning dan Podcast Diskominfo SP Sulsel Bareng OPD Kembali Hadir

Salah satu inovasi almarhum dr Andi Mappatoba, yaitu pelayanan tumbuh kembang anak dalam rangka penanganan stunting.

"Banyak inovasinya. Bahkan ketika baru beberapa hari saya menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, beliau langsung mengajak launching pelayanan di RS Khusus Dadi, pelayanan tumbuh kembang anak dalam rangka penangan stunting dan lebih meningkatkan kualitas anak usia dini," ungkapnya.

Prof Zudan menilai, almarhum dr Andi Mappatoba betul-betul sangat bersemangat untuk memajukan kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di RS Khusus Dadi.

Rencananya jenazah Andi Mappatoba akan diberangkatkan ke Kota Makassar pada siang ini. Andi Mappatoba sebelum meninggal menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Sulsel sekaligus sebagai Plt Direktur RSKD Makassar.

Andi Mappatoba meninggal di RS Primaya Tangerang pada Selasa sekitar pukul 02.30 WIB.

Selamat jalan dr Andi Mappatoba! Sosok dokter yang ramah. ***