POJOKSULSEL, SIDRAP - Mahasiswa KKN Tematik angkatan 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Desa Polewali, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap melaksanakan program kerja individu.

Ia adalah Surya Miftahul Khair. Mahasiswa KKN Unhas di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK), Nur Umriani Permatasari, itu pasang plang informasi di Desa Polewali.

Papan bicara karya mahasiswa KKN Unhas di Desa Polewalil itu, tentang pengelolaan sampah dan larangan membuang sampah sembarangan.

Baca Juga: Munafri Tata Lahan 20 Hektare, Manggala Bersiap Punya Ruang Publik Baru

Plang tersebut secara resmi dipasang pada 9 Agustus 2025 di dekat jembatan Desa Polewali.

Lokasi itu selama ini dikenal sebagai titik rawan pembuangan sampah ilegal.

Papan bicara itu diharapkan dapat menjadi pengingat visual yang efektif bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: Tasming Hamid Serahkan Bantuan Pendidikan untuk 150 Pelajar Parepare

Menurut Surya, kegiatan ini diawali dengan pembersihan area di sekitar jembatan yang dipenuhi sampah.

Setelah lokasi bersih, tim kemudian menanam tiang penyangga dan memasang plang informasi dengan desain yang menarik dan mudah dipahami.

Selama proses pemasangan, para mahasiswa juga aktif melakukan sosialisasi singkat kepada warga yang melintas.

Baca Juga: Besok Kandidat Sekda Sulbar Dikirim ke Jakarta, SDK: Lebih Cepat Lebih Baik!

"Menjelaskan bahaya dari kebiasaan membuang sampah sembarangan dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," ujar Surya.

Pemasangan plang ini bertujuan ganda, yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif sampah yang tidak dikelola dengan baik dan mengubah perilaku buang sampah di tempat terlarang.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat Desa Polewali agar mulai terbiasa memilah sampah di tingkat rumah tangga, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang menumpuk.

Melalui inisiatif ini, Kelompok Mahasiswa KKN-T 114 berharap plang edukasi tersebut tidak hanya menjadi pajangan.

Tetapi juga motor penggerak perubahan perilaku menuju Desa Polewali yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. ***