POJOKSULSEL, BANTAENG Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, menggelar Program Kerja bertajuk “Sosialisasi Inovasi Pengolahan Limbah”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tema KKN-T Unhas yaitu Inovasi Teknologi Tepat Guna.
Program kerja KKN-T Unhas itu sebagai solusi terhadap permasalahan utama yang ditemukan di masyarakat, yaitu pengelolaan limbah yang belum optimal.
Program sosialisasi ini terbagi menjadi tiga bentuk penerapan teknologi tepat duna dalam pengolahan limbah, meliputi limbah daun kopi, limbah dapur rumah tangga, dan limbah plastik.
Baca Juga: MoU Strategis, MDA Gandeng Pemkab Luwu untuk Tenaga Kerja dan Lingkungan
Solusi pertama, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan daun kopi menjadi minuman herbal yang kaya manfaat.
Sebagai salah satu penghasil kopi di Kabupaten Bantaeng, masih sedikit Petani kopi Banyorang yang mengetahui cara membuat dan manfaat yang terkandung dalam daun kopi.
Mahasiswa KKN-T Unhas melihat potensi tersebut dan mengenalkan inovasi pembuatan teh celup dari limbah daun kopi.
Inovasi ini memiliki nilai ekonomis yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk UMKM.
Baca Juga: Ini Rektor Baru Empat UIN di Indonesia, Nasaruddin Umar
Selanjutnya, mahasiswa juga menunjukkan cara pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan komposter ember tumpuk sebagai solusi pengolahan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayur dan buah.
Sosialisasi ini disertai demonstrasi langsung mengenai tata cara pembuatan alat kompos serta pupuk organiknya.
Meskipun belum sampai tahap pemanfaatan hasil pupuknya, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran awal masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah organik melalui cara sederhana.
Selain itu, mahasiswa menekankan pentingnya penggunaan pupuk organik dibandingkan dengan pupuk kimia yang bisa memberikan dampak buruk bagi tanah dan tanaman.
Baca Juga: Ini Profil Lalu Syafei: PPPK Pemprov Sulsel Tertua Terima SK Hari Ini, Pensiun 3 Bulan Lagi
Solusi terakhir, sebagai upaya mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar, mahasiswa KKN-T Unhas menunjukkan proses pembuatan paving block dari sampah plastik.
Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada tahapan pencacahan plastik, pencampuran dengan bahan pendukung, hingga proses pencetakan sederhana melalui video tutorial dan penjelasan secara langsung oleh mahasiswa.
PLt Lurah Banyorang dan para Kelompok Tani menyampaikan apresiasi atas program yang dinilai edukatif dan aplikatif.
Harapannya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mulai mengelola limbah secara mandiri dan produktif.
***




