POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Ada yang menarik pada perayaan HUT RI ke-78 di Pantai Selayang Pandang Lapakaka, Bojo Baru Kecamatan Mallusetasi, wilayah perbatasan Kabupaten Barru dan Kota Parepare.

Kelompok pemuda setempat yang menamakan diri Komunitas Sahabat pesisir menghadirkan sebuah hiburan sekaligus melestarikan budaya lolak, yakni pesta rakyat lomba perahu sampan layar tradisional. Lomba digelar pada Sabtu dan Minggu, 26-28 Agustus 2023.

Pesta Rakyat Pesisir adalah sebuah event yang diselenggarakan tiap peringatan kemerdekaan RI. Tahun ini peserta perahu sampan layar tradisional sebanyak 15 nahkoda.

Baca Juga: Bernardo Tavares Singgung Kondisi Keuangan PSM Makassar

Perahu sampan layar tradisional pada umumnya tak berbeda jauh dengan perlombaan air lainnya. Permainan ini dikemas dalam bentuk hitungan poin dari tiga race. Masing-masing peserta akan beradu kecepatan untuk mencapai garis finis melaui ruter yang sudah ditentukan.

Lomba perahu sampan layar tradisional sudah menjadi bagian dari hiburan masyarakat sekitar dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan Indonesia. Sekaligus sebagai penawar rindu masyarakat pesisir.

Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar karena ada banyak warung penjual makan di sekitar tempat perlombaan.

Pesta rakyat pesisir yang mengusung tema "Melestarikan Perahu Layar sebagai Warisan Budaya" juga dimeriahkan dengan hiburan lain. Termasuk pameran UMKM, Literasi, Parade Perahu, dan Door prize untuk masyarakat.

Baca Juga: PSM Makassar vs Persis Solo Sepi Peminat, H-1 Tiket Baru Terjual 200 Lembar

Lomba perahu sampan layar tradisional yang cukup memacu adrenalin para peserta. Bagaimana tidak, mereka harus beradu ketangkasan menyusuri pantai melalui rute yang sudah ditentukan.

Tidak hanya itu, tantangan lain adalah hembusan angin yang kandang tidak menentu membuat para peserta nampak kesulitan melewati lintasan.

Jawara lomba layar perahu sampan tradisional, Alimuddin mengatakan lomba ini sangat seru, banyak pesaing yg mahir menggunakan layar dengan batuan angin.

"Lomba ini betul betul buat kita jadi lebih semangat, apalagi banyak yg hebat hebat, dan ada beberapa pemain atau nahkoda muda," ungkapnya.

Baca Juga: Berlangsung 7 Hari, Ini Rangkaian Acara Pekan Raya Sulsel 2023

Jalur lintasan berbentuk segitiga, dengan 15 perahu layar berlari bersama itu sangat riskan terjadi kecelakaan. Namun yang dilihat adalah skill cara menunggangi perahu dan membaca arah mata angin.

Alimuddin begitu bersyukur masih bisa meramaikan Pesta Rakyat Pesisir tahun ini.

"Alhamdulillah tahun ini juara, apalagi anak saya juga ikut, dan mendapat juara 2. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya," tambahnya.

Hasby selaku panitia kegiatan ini turut bersyukur atas keberhasilan kegiatan ini, karena banyak kendala yang dihadapi selama pelaksanan. Meski demikan, kata dia, bisa diatasi berkat kerjasama tim panitia.

Baca Juga: Fun Bike Expo Unasman Sukses Digelar, Diikuti 320 peserta Gowes

"Alhamdulillah bersyukur sekali. Kegiatan terlaksana dengan baik. Walupun banyak kendala, tapi ini adalah ujian bagi teman teman panitia untuk tetap konsisten dalam menyukseskan acara," ungkapnya.

Selain penduduk setempat, Unsur pemerintahan juga turut hadir menyaksaikan Pesta Rakyat Pesisir tersebut. Diantaranya Dinas perikanan, Perusahaan Daerah Air Minum PAM Salo karajae Parepare.

"Dinas terkait dan Perusda Parepare juga sangat membantu menyukseskan acara pesta rakyat pesisir. Harapan kami semoga tahun depan lebih meriah lagi," ucap Hasby. ***