POJOKSULSEL, MAROS – Lembaga Latoa bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI (Kemenbud) menggelar Kelas Film dan nonton bareng alias Nobar Film HUT RI ke-80 di Kabupaten Maros, Minggu (24/8/2025).
Sekitar 100 peserta dari berbagai komunitas film lokal ikut meramaikan Kelas Film dan Nobar Film HUT RI ke-80
Maros menjadi satu dari 16 kota di Indonesia yang menggelar Nobar Film HUT RI.
Baca Juga: Milad 1 Dekade al-Risalah Batetangnga, Fun Walk Catat Sejarah 10 Ribu Peserta di Polewali Mandar
Kegiatan ini menandai komitmen pemerintah merangkul pelaku seni daerah dalam memperkuat budaya dan nasionalisme melalui medium film.
Selain pemutaran film bertema kemerdekaan, peserta juga mengikuti Kelas Film. Mereka mendapat pembekalan mulai dari penulisan skenario, penyutradaraan, teknik pengambilan gambar, hingga proses editing.
“Kami berharap 20 komunitas film yang hadir bisa menjadi ujung tombak dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk mempromosikan pariwisata lokal melalui film. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan generasi muda kreatif dan produktif di Maros,” ujar Olank Sukardi, Founder sekaligus Ketua Lembaga Latoa.
Baca Juga: Unhas Gelar Pelatihan Buku KIA Bayi Kecil di Puskesmas Kaluku Bodoa
Pemateri Kelas Film, Nur Azikin, menilai kegiatan ini berdampak signifikan bagi anak muda.
“Ini bukan sekadar kegiatan menonton. Kami mengajak peserta memahami dan mendiskusikan bagaimana kemerdekaan dapat dimaknai lewat karya film. Kegiatan ini penting untuk menyalakan kembali semangat kebangsaan melalui kreatifitas dalam hal ini film,” tuturnya.
Momentum perayaan HUT ke-80 RI ini menjadi simbol sinergi budaya lokal dengan semangat nasionalisme.
Baca Juga: 17 Kampus Bersaing di KKMN Unhas 2025, Angkat Isu Blue Economy
Kemenbud dan Lembaga Latoa berharap kegiatan tersebut bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda di dunia perfilman. ***




