POJOKSULSEL.com, MAROS - Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi David Syamsuddin membuka secara resmi Latihan Gabungan Urban SAR Tahun 2024.

Kegiatan ini digelar di Kantor Bupati Maros selama dua hari, mulai 2 hingga 3 Oktober 2024.

Baca Juga: Seleksai PPPK 2024 Resmi Dibuka, Berikut Panduan Lengkap dan Link Pendaftarannya

Sekda Andi David Syamsuddin saat membuka kegiatan menekankan pentingnya kompetensi rescuer dalam operasi penyelamatan.

"Menjadi rescuer membutuhkan kompetensi dan kapasitas yang kuat. Kita harus memiliki kemampuan tersebut agar tidak justru menjadi pihak yang membutuhkan pertolongan di lapangan," ujarnya dalam sambutannya.

Baca Juga: UNM - Pemkot Makassar Bahas Pengembangan Pulau Lakkang lewat Desa Binaan

Kegiatan yang di ikuti berbagai instansi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain BPBD Kabupaten Maros, Dinas Sosial Kabupaten Maros, Kodim 1422 Maros, Polres Maros, PMI Kabupaten Maros, RSUD Salewangan, Damkar Kabupaten Maros, serta sejumlah organisasi relawan lainnya.

Latihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga memperbaiki prosedur koordinasi antarinstansi dalam penanganan bencana, sehingga mampu merespons situasi darurat dengan lebih efektif di masa depan, terangnya.

Baca Juga: Viral, Ini Dia Foto Tiga ASN Pemprov yang Tak Netral. Acungkan 2 Jari dan Atribut Andalan Hati

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, yang bertindak sebagai penanggung jawab, menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi bencana.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam penanganan bencana. Dengan latihan ini, kami ingin memastikan seluruh instansi dapat berkoordinasi dengan cepat dan tepat ketika terjadi bencana," jelasnya.

Baca Juga: Seto-Kiki Libatkan UMKM Jadi Penyedia Program Makan Siang Gratis Prabowo

Latihan ini juga melibatkan penggunaan peralatan canggih seperti drone pengintai dan teknologi komunikasi darurat, serta kendaraan penyelamat khusus untuk memaksimalkan simulasi pencarian dan evakuasi korban.

Sementara Ketua panitia, Andi Sultan, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sejumlah materi penting seperti pemahaman substansi Basarnas, tanggap darurat bencana, dan manajemen posko.

"Latihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam hal penanganan SAR, terutama di wilayah perkotaan.

Baca Juga: Gemilang Pagessa Jabat Ketua DPRD Maros 2024-2029

Dengan tujuan utama meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi antarinstansi dalam operasi penyelamatan perkotaan (Urban SAR).

Selain itu, peserta juga akan dibekali kemampuan untuk mengelola posko bencana, termasuk pengaturan logistik, komunikasi, dan koordinasi lintas instansi," Tutup Andi Sultan. ***