POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kecelakaan laut menimpa KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

KM Nurul Salsa yang mengangkut puluhan penumpang itu mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam.

Berikut kronologi kejadian KM Nurul Salsa tenggelam berdasarkan data Basarnas Makassar:

Rabu, 15 Juli 2026

Pukul 05.00 WITA, KM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar dengan membawa penumpang dan awak kapal.

Baca Juga: Keren! 14.490 Pelajar Madrasah di Sulbar Bergerak Peduli Lingkungan Lewat Momen Matamuda 2026

Saat berada di perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar, kapal mengalami gangguan mesin (mati mesin). Dalam kondisi tersebut, kapal kemudian tenggelam di tengah laut.

Setelah menerima informasi kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Selayar bersama unsur SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

 

Pendataan korban

Data sementara mencatat 50 orang berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 49 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Baca Juga: Tasming Hamid Tegaskan Monev Harus Jadi Momentum Perbaikan Kinerja dan Hasil Nyata

Namun, setelah dilakukan verifikasi bersama pihak terkait, diketahui jumlah penumpang dan awak kapal mencapai 74 orang. 

Dengan data terbaru tersebut, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta nelayan setempat.

Hingga kini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan fokus penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya KM Nurul Salsa berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning (Sarmap). ***