POJOKSULSEL, PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare (Pemkot Parepare) kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pengelolaan sampah.
Kota Parepare dinobatkan sebagai berhasil juara1 kategori pengelolaan sampah terbaik di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kota Parepare juga menduduki peringkat 6 tingkat nasional dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2025.
Itu diumumkan pada Rakornas Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Rakornas yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut menjadi ajang evaluasi dan penghargaan bagi pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia atas upaya nyata mereka dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.
Baca Juga: SAR Lakukan Evakuasi di 11 Titik Banjir Makassar dan Maros, Masih Ada Warga Pilih Bertahan
Hasilnya menunjukkan bahwa sampai dengan penilaian akhir tahun 2025 belum ada daerah yang meraih kategori Adipura Kencana atau Adipura karena perubahan skema penilaian nasional yang lebih komprehensif.
Meski demikian, sebanyak 35 daerah memperoleh sertifikat menuju kabupaten/kota bersi,h termasuk Parepare dengan urutan ke-6 nasional.
Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Parepare meraih skor total 72,79 dengan rincian skor anggaran dan kebijakan (17,00).
SDM dan fasilitas pengelolaan sampah (19,44) serta capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan (36,35).
Prestasi tersebut menjadi dasar pemberian Sertifikat Menuju Kota Bersih Tahun 2025.
Baca Juga: Ramadhan Membangun Ekosistem Ibadah yang Transformatif
Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid bersyukur bahwa Kota Parepare mampu juara 1 di Sulsel dalam penilaian pengelolaan sampah 2025, serta peringkat 6 nasional.
“Kondisi ini mencerminkan perubahan besar dalam skema evaluasi nasional," kataya.
Ia mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan bahwa model penilaian telah disesuaikan dengan target pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir.
"Sehingga sertifikat dan kategori penghargaan kini menjadi fokus utama," katanya.
Keberhasilan Kota Parepare, lanjut dia, tak lepas dari langkah nyata pemerintah kota dan dukungan lintas sektor, masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk penguatan kebijakan, alokasi anggaran, fasilitas dan tenaga, serta program pengurangan sampah.
Baca Juga: Bona Fide Bagian 7: Teori Niat Baik Pengemis
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah kota terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan kota, serta menjadi modal penting bagi Parepare untuk terus mendorong partisipasi publik, serta memperkuat sistem pengelolaan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa mendatang. ***




