POJOKSULSEL, MAROS - Koperasi Pegawai Pemerintah Daerah (Kopemda) Konsumen Amanah Maros menggelar rapat anggota tahunan (RAT) ke-44 tahun buku 2025 di Aula Masjid Almarkaz Maros.
Rapat anggota tahunan kali ini mengusung tema “Koperasi Inklusif, Ekonomi Berkeadilan”.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintah Kabupaten Maros Amiruddin, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag) Maros Sam Sofyan, jajaran pengurus dan pengawas koperasi, perwakilan Dekopinda Maros, PKPRI, mitra bisnis strategis, serta ratusan anggota koperasi yang berasal dari kalangan ASN lingkup Pemkab Maros, Sabtu (31/1/2026).
Ketua Koperasi Konsumen Amanah Kopemda Maros, Abidin Said, mengatakan rapat anggota tahunan merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja koperasi selama satu tahun buku, sekaligus merumuskan arah pengembangan usaha ke depan.
“RAT bukan hanya kewajiban organisasi, tetapi juga sarana memperkuat komitmen bersama dalam memajukan koperasi sebagai mitra pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Abidin Said dikutip rilis Humas Pemkab Maros.
Mantan anggota DPRD Maros ini juga menekankan urgensi transformasi digital dalam menghadapi persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Bakal Gelar Skrining Kesehatan Massal untuk Ratusan Personel Satpol PP Sulsel
Menurutnya, koperasi saat ini tengah melakukan pembaruan sistem informasi yang disesuaikan dengan standar akuntansi keuangan terbaru.
“Kami melakukan inovasi digital dan mengintensifkan sosialisasi di lingkup ASN Pemerintah Kabupaten Maros untuk penambahan anggota baru. Ini penting guna memperkuat struktur permodalan sekaligus regenerasi keanggotaan,” jelasnya.
Hingga saat ini, jumlah anggota Koperasi Konsumen Amanah Kopemda Maros tercatat sebanyak 1.108 orang dengan dukungan tujuh karyawan. Koperasi menjalankan dua unit usaha utama, yakni usaha simpan pinjam (USP) dan Kopemda Mart, dengan USP menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan koperasi.
Secara finansial, kedua unit usaha tersebut berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2025 sebesar Rp577 juta. Namun demikian, pengurus juga melaporkan adanya tantangan likuiditas akibat tingginya pengembalian simpanan anggota yang mencapai Rp740 juta. Kondisi ini dipicu oleh gelombang pensiun serta mutasi anggota ke luar daerah.
“Tema Koperasi Inklusif, Ekonomi Berkeadilan kami usung sebagai bentuk mitigasi dan komitmen untuk menjamin kesetaraan akses ekonomi bagi seluruh anggota,” tambah Abidin.
RAT ke-44 ini dihadiri sekitar 800 anggota dari total 1.108 anggota terdaftar. Selain agenda formal, kegiatan juga dimeriahkan dengan kompetisi pemilihan vokalis terbaik yang diikuti perwakilan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sementara itu, sambutan Bupati Maros yang dibacakan Kepala Dinas Kopurindag Maros, Sam Sofyan, menegaskan bahwa RAT merupakan ciri utama tata kelola koperasi yang sehat, demokratis, dan akuntabel.
“RAT adalah sendi utama dalam menggerakkan koperasi serta implementasi semangat kebersamaan. Pemerintah daerah bangga Kopemda Maros terus berkembang dengan omzet usaha simpan pinjam dan Kopemda Mart yang cukup besar, sehingga SHU yang diterima anggota juga memuaskan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maros turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus, pengawas, manajemen, dan seluruh anggota koperasi atas terselenggaranya RAT ke-44 Tahun Buku 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi. ***




