POJOKSULSEL, POLEWALI MANDAR - Dewan Pimpinan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Polewali Mandar (DPD KNTI Polman) melakukan silaturahmi dengan Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, di ruang kerja Bupati, Senin (15/12/2025).
Pertemuan dengan Bupati Polman Samsul Mahmud, dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNTI Polman Muhammad Muhsin R, didampingi Sekretaris KNTI Polman Imaduddin alias Dedy, serta Ketua I DPD KNTI Polman Ardiansyah.
Ketua DPD KNTI Polman, Muhammad Muhsin R, mengatakan silaturahmi tersebut bertujuan membangun komunikasi sekaligus membahas sejumlah program KNTI ke depan, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan nelayan tradisional di Polewali Mandar.
“Kami bersilaturahmi dengan Bupati Polewali Mandar untuk membahas program-program KNTI, termasuk penguatan program nasional seperti BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan yang sejauh ini sudah berjalan,” ujar Muhsin kepada wartawan pojoksulsel.
Baca Juga: Dies Natalis FEB Unhas, JK Dorong Reorientasi Ekonomi Nasional
Selain itu, KNTI Polman juga menyinggung rencana pembangunan Kampung Nelayan. Namun, menurut Muhsin, program tersebut masih menghadapi kendala, terutama terkait persyaratan hibah lahan.
“Terkait Kampung Nelayan, Bupati menyampaikan masih ada kendala pada syarat hibah tanah yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Muhsin mengungkapkan, hingga saat ini memang belum ada program kerja sama resmi yang terjalin antara Pemerintah Daerah Polewali Mandar dan KNTI. Meski demikian, ia menilai respons Bupati Polman cukup positif terhadap aspirasi yang disampaikan.
"Sejauh ini memang belum ada program kerja sama yang dilakukan antara Pemda Polman dan KNTI. Tapi pak bupati Polman sudah respon baik, dengan 2 survei masyarakat nelayan yang sudah turun di Polewali Mandar,: katanya.
Baca Juga: Dekan FEBI UIN Alauddin Ungkap Target Besar Pengembangan Akademik di Tahun 2027
Survei tersebut, lanjut Muhsin, difokuskan untuk melihat kondisi riil nelayan, terutama terkait upaya keluar dari kemiskinan ekstrem serta sejauh mana nelayan memiliki nilai tawar dalam setiap program pemerintah daerah yang dijalankan.
Dalam pertemuan tersebut, KNTI Polman juga memaparkan sejumlah program yang telah berjalan untuk mendukung nelayan, di antaranya advokasi kelembagaan masyarakat nelayan, pendidikan pemuda pesisir, serta pemberdayaan perempuan pesisir.
“Kami berharap ke depan ada kolaborasi yang lebih konkret antara KNTI dan Pemerintah Daerah, agar program-program untuk nelayan bisa berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran,” tutup Muhsin. ***




