POJOKSULSEL, MAROS - Panitia MTQ ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (MTQ Sulsel 2026) menerapkan verifikasi administrasi ketat terhadap seluruh peserta. Salah satunya dengan melakukan perekaman sidik jari dan wajah atau biometrik sebelum mengikuti perlombaan.

Langkah ini dilakukan oleh seksi pendaftaran MTQ Sulsel 2026 sebagai bagian dari tahapan administrasi guna memastikan keabsahan peserta. Dengan sistem biometrik tersebut, setiap peserta yang tampil dipastikan sesuai dengan data yang telah didaftarkan.

Ketua Tim MTQ Bidang Penais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyadi, mengatakan bahwa penerapan biometrik merupakan komitmen panitia menjaga integritas pelaksanaan MTQ Sulsel 2026.

"Perekaman biometrik ini kami lakukan untuk memastikan bahwa peserta yang tampil benar-benar sesuai dengan yang terdaftar. Ini juga sebagai upaya mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan MTQ," ujarnya di Maros, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, sistem ini menjadi langkah penting untuk memastikan kompetisi berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.

Baca Juga: Nama-Nama Pelajar MAN 2 Makassar Juara Dunia Ajang YNSF dan YISF 2026, Borong 8 Medali

Selain mencegah kecurangan, penerapan sistem biometrik juga dinilai mampu meningkatkan kualitas data peserta.

Dengan verifikasi yang lebih ketat, seluruh data administrasi dapat dipastikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Selain aspek pengawasan, biometrik membantu memastikan data peserta lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif," lanjut Wahyadi.

Penerapan verifikasi biometrik ini menjadi salah satu upaya panitia dalam menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan MTQ Sulawesi Selatan 2026.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan MTQ yang lebih profesional dan transparan.

Baca Juga: Dinas Perpustakaan Sulsel Miliki Program Baru Kearsipan, Sasar ASN, Mahasiswa, dan Pelajar

Jadwal MTQ Sulsel 2026

10-11 April 2026: Kedatangan Kafilah MTQ Sulsel 2026

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 10 April 2026 dengan kedatangan kafilah dari berbagai kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Pada hari pertama, kafilah dari Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, Luwu, Makassar, Sinjai, Wajo, Bulukumba, Pinrang dan Soppeng dijadwalkan tiba di Maros.

Kemudian pada Sabtu, 11 April 2026, giliran kafilah Barru, Gowa, Bantaeng, Bone, Enrekang, Parepare, Tana Toraja, Takalar, Pangkep, Toraja Utara, Selayar, Jeneponto dan Sidrap yang tiba di Maros.

Seluruh penerimaan kafilah berlangsung di Aula Baruga A dan Baruga B Kantor Bupati Maros. Setelah itu, peserta akan melakukan registrasi di Pendopo Kemenag Maros.

Pada malam harinya, Sabtu 11 April, akan digelar malam ta’aruf, pelantikan dewan hakim serta teknikal meeting lomba di Taman Kota Maros.

Baca Juga: CBT Angkatan 1 Resmi Dibuka: 405 Mahasiswa UIN Alauddin Ikuti Program Wajib Pembentukan Karakter

12 April 2026: Pembukaan MTQ Sulsel

Pada Ahad, 12 April 2026, pembukaan pameran UMKM akan berlangsung di Alun-alun Bank Sulselbar.

Malam harinya, seremoni pembukaan MTQ Sulsel 2026 digelar di Lapangan Pallantikang, yang juga menjadi panggung utama hingga penutupan.

13 April 2026: Pelaksanaan Cabang Lomba

Berbagai cabang lomba mulai digelar pada Senin, 13 April 2026 di sejumlah lokasi berbeda di Kabupaten Maros

Tilawah dewasa, remaja dan tunanetra digelar di Lapangan Pallantikang. Tilawah anak dan hifz 1 juz berlangsung di Aula Masjid Al-Markaz Maros.

Cabang tartil dan hifz 5 juz digelar di Aula Kantor Camat Mandai, sementara hifz 10, 20 dan 30 juz berlangsung di Gedung PKK.

Untuk tafsir Alquran, lomba digelar di Aula Syahrul Yasin Limpo Pesantren NU Soreang.

Sementara cabang qiraat mujawwad dan murattal berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah. Fahmil Al-Quran di Baruga A, dan Syahril Al-Quran di Baruga B.

Lomba kaligrafi digelar di Aula Palaguna Pesantren NU Soreang, sementara Karya Tulis Ilmiah Al-Quran berlangsung di Aula Kantor Camat Lau.

15 April 2026: Rapat LPTQ

Pada Rabu, 15 April 2026, panitia juga menggelar rapat LPTQ di Pendopo Kemenag Maros.

18 April 2026: Penutupan dan Rekreasi Kafilah

Memasuki hari terakhir, Sabtu 18 April 2026, para kafilah dijadwalkan mengikuti rekreasi ke wisata alam Bantimurung.

Malam harinya, MTQ XXXIV Sulawesi Selatan resmi ditutup di Lapangan Pallantikang Maros. ***