POJOKSULSEL, PANGKEP - Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, kick off Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) di Masjid Nurul Jihad, Tala, Kabupaten Pangkep.
Ali Yafid tampak berbaur dengan masyarakat bersama Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abd. Gaffar, jajaran Kemenag, pemerintah daerah, unsur kecamatan, ASN, majelis taklim hingga remaja masjid pada kick off Geber Mas.
Bagi Ali Yafid, Geber Mas bukan sekadar kegiatan bersih-bersih masjid.
“Masjid itu bukan hanya tempat ibadah. Masjid juga menjadi tempat kegiatan sosial, tempat berkumpulnya masyarakat, bersilaturahmi, bermusyawarah dan saling membantu,” ujar Ali Yafid.
Karena itu, menurut dia, masjid harus dijaga bersama agar tetap bersih, nyaman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ali Yafid menyebut terdapat sekitar 4.003 masjid di Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Jumlah tersebut, kata dia, menjadi potensi besar jika seluruh masjid tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga aktif menjalankan fungsi sosialnya.
“Bayangkan kalau 4.003 masjid di Sulawesi Selatan semuanya bersih, nyaman dan aktif. Masjid bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat,” katanya.
Karena itu, ia meminta Geber Mas tidak berhenti pada kegiatan kick off.
Gerakan tersebut diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat untuk merawat masjid sekaligus menghidupkan berbagai aktivitas di dalamnya.
Baca Juga: KKN Unhas di Bantaeng Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Jadi Gantungan Kunci, Siswa SD Ikut Praktik
Pesan itu pula yang terlihat dari keterlibatan pejabat Kemenag hingga masyarakat dalam kegiatan di Masjid Nurul Jihad.
Gotong royong tidak hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi ditunjukkan langsung dengan turun bersama membersihkan rumah ibadah.
Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abd. Gaffar, menegaskan hal serupa.
Menurutnya, bersih-bersih masjid harus menjadi pintu masuk bagi gerakan yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Hari ini kita tidak hanya sekadar membersihkan masjid. Kita sedang membangun kesadaran bahwa masjid adalah rumah umat yang harus dirawat bersama. Semangat gotong royong ini jangan berhenti setelah kick off,” tegas Gaffar.
Ia berharap ASN, pemerintah, majelis taklim, remaja masjid dan masyarakat terus mengambil peran dalam merawat dan menghidupkan masjid.
“Kalau semua bergerak, masjid bukan hanya bersih, tapi juga semakin hidup. Dari masjid kita bangun kebersamaan, pendidikan, silaturahmi dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Kick off Geber Mas di Masjid Nurul Jihad, Tala, Pangkep, pun menjadi awal gerakan bersih-bersih masjid yang diharapkan menjangkau sekitar 4.003 masjid di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Mutasi Perwira di Polres Pinrang: Wakapolres Baru Dilantik, Sertijab Dua Kapolsek dan Tiga Kasat
Sebab, yang ingin dibangun bukan hanya masjid yang bersih, tetapi juga masjid yang hidup, nyaman dan memberi manfaat bagi masyarakat. ***




