POJOKSULSEL, MAMUJU – Kegiatan Jumat Bersih yang digalakkan Pemkab Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) makin menggeliat.
Jumat Bersih tak lagi hanya diikuti ASN dan aparat TNI-Polri, sejumlah komunitas hingga kampus ikut turun ke jalan, membaur dalam gerakan kebersihan yang rutin digelar setiap pekan.
Pekan ini, Jumat (23/5./2025), giliran kawasan Arteri Pantai Mamuju yang disasar dalam gerakan Jumat Bersih.
Baca Juga: Tolak Narkoba dan Bullying, 67 Pelajar MAN 1 Bulukumba Dapat Pembekalan Khusus
Deretan komunitas pencinta alam seperti MPA Cakrawala Manakarra, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Mamuju, hingga petugas dari Rutan Kelas II B Mamuju tampak sibuk membersihkan area publik yang kerap jadi wajah utama kota.
Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, menyambut hangat antusiasme tersebut.
Menurut Sitti Sutinah Suhardi, Jumat Bersih kini telah menjelma menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan.
Baca Juga: Terbaru UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Ini Daftar 28 PTKIN Akreditasi Unggul di Indonesia
Ini bukan sekadar soal bersih-bersih. Ini tentang rasa memiliki dan gotong royong untuk Mamuju yang nyaman dan keren.
Semangat serupa juga digaungkan Dandim 1418 Mamuju, Kolonel Inf. Andik Siswanto. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menularkan budaya bersih.
“Memang harus capek. Tapi kalau capek ini bisa menyadarkan, itu berarti kita bergerak ke arah yang benar,” ucapnya.
Baca Juga: Potret Desa Lempangan Gowa, Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Nyaris Nol Kini Jadi Pelopor RBI
Dari kalangan muda, Yeni Marlinda dari komunitas MPA Cakrawala Manakarra menyebut keterlibatan warga sipil dalam aksi bersih-bersih adalah langkah penting.
“Kita tak bisa berharap semua pada pemerintah. Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?” katanya.
Senada, Sukrina Dwi dari Universitas Muhammadiyah Mamuju menekankan pentingnya kesadaran personal.
“Kalau setiap individu sadar, maka bersih itu akan jadi gaya hidup. Tak perlu menunggu digerakkan, semua bisa dimulai dari diri sendiri,” tuturnya.
Kegiatan Jumat Bersih di Mamuju kini bukan hanya ajakan, tapi sudah menjadi gerakan. Perlahan, semangat menjaga lingkungan pun tumbuh dari akar rumput.
Dan itu yang membuat Mamuju terus melaju menuju kota yang bersih, sehat, dan layak huni.
***




